Connect with us

Berita

Banjir Bandang Landa Cirebon, Diduga Imbas Tanggul Sungai Cipager Jebol

Banjir bandang melanda Desa Dawuan, Cirebon, akibat jebolnya tanggul Sungai Cipager. Ratusan rumah terendam.

Actress 1299250

Published

on

Banjir Bandang Landa Cirebon, Diduga Imbas Tanggul Sungai Cipager Jebol
Banjir Bandang Landa Cirebon, Diduga Imbas Tanggul Sungai Cipager Jebol. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@infocbn

MPN Indonesia 18 Januari 2025 - Banjir bandang yang datang secara tiba-tiba melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon pada Jumat malam (17/1).

Peristiwa ini disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Cipager, yang membuat air meluap dengan cepat ke permukiman warga.

Kejadian ini berlangsung tanpa adanya hujan deras di sekitar lokasi, sehingga banyak warga terkejut dengan datangnya banjir secara mendadak.

Kronologi Kejadian dan Dampak Banjir

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 20.30-21.30 WIB di Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon.

Menurut Abi (31), warga Desa Dawuan, air tiba-tiba datang dengan cepat dan langsung menggenangi rumah-rumah warga hingga setinggi 70 sentimeter.

“Datangnya air tiba-tiba banget, datangnya juga langsung besar gitu nggak diduga-duga,” ungkap Abi.

Dwi (38), warga Perumahan Dawuan Permai, juga menceritakan bahwa banjir datang secara mendadak meskipun hujan tidak lebat di daerah tersebut.

“Sekitar jam setengah sembilan malam, tiba-tiba air datang dan langsung masuk ke rumah. Itu yang bikin kami kaget,” ujar Dwi.

Ia menambahkan bahwa banjir kali ini berbeda dari biasanya, di mana ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Ratusan rumah warga terendam, sementara jalan utama di desa ini terputus akibat genangan air. Banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas.

Udin (47), salah satu warga yang terdampak, bahkan memilih mengungsi bersama keluarganya ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

“Saya sama keluarga pilih ngungsi dulu aja, takut air di Sungai Cipager terus naik,” jelasnya.

Penyebab dan Penanganan Banjir

Penyebab utama banjir bandang ini adalah jebolnya tanggul Sungai Cipager.

Baca Juga:  Pencarian Korban Longsor Cilacap Ditutup, Dua Korban Masih Belum Ditemukan

Debit air yang meningkat tajam membuat tanggul tidak mampu menahan arus, sehingga air meluap ke permukiman warga.

Berdasarkan laporan warga, kejadian ini baru pertama kali terjadi dengan skala sebesar ini di Desa Dawuan, meskipun daerah tersebut sering mengalami banjir dalam skala kecil saat hujan deras.

Dampak banjir meluas ke berbagai aspek kehidupan warga.

Selain tempat tinggal yang terendam, listrik di beberapa wilayah terdampak mati total, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.

Warga yang mengungsi ke balai desa dan pendopo setempat juga menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti air bersih dan makanan.

Evakuasi dan Bantuan Kemanusiaan

Dalam proses evakuasi, tim penyelamat membantu warga yang terdampak untuk keluar dari rumah mereka yang terendam air.

Salah satu lansia, yang tengah sakit, dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, bencana alam ini memaksa banyak warga meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

Bantuan mulai berdatangan tidak lama setelah kejadian. Namun, warga masih menghadapi kekurangan kebutuhan mendesak seperti air bersih.

“Bantuan datang tidak lama setelah kejadian, tapi kami kekurangan air bersih dan minum,” tutur Dwi, warga setempat.

Trending