Berita
Banjir Bandang Landa Cirebon, Diduga Imbas Tanggul Sungai Cipager Jebol
Banjir bandang melanda Desa Dawuan, Cirebon, akibat jebolnya tanggul Sungai Cipager. Ratusan rumah terendam.
MPN Indonesia 18 Januari 2025 - Banjir bandang yang datang secara tiba-tiba melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon pada Jumat malam (17/1).
Peristiwa ini disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Cipager, yang membuat air meluap dengan cepat ke permukiman warga.
Kejadian ini berlangsung tanpa adanya hujan deras di sekitar lokasi, sehingga banyak warga terkejut dengan datangnya banjir secara mendadak.
Kronologi Kejadian dan Dampak Banjir
Banjir mulai terjadi sekitar pukul 20.30-21.30 WIB di Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon.
Menurut Abi (31), warga Desa Dawuan, air tiba-tiba datang dengan cepat dan langsung menggenangi rumah-rumah warga hingga setinggi 70 sentimeter.
“Datangnya air tiba-tiba banget, datangnya juga langsung besar gitu nggak diduga-duga,” ungkap Abi.
Dwi (38), warga Perumahan Dawuan Permai, juga menceritakan bahwa banjir datang secara mendadak meskipun hujan tidak lebat di daerah tersebut.
“Sekitar jam setengah sembilan malam, tiba-tiba air datang dan langsung masuk ke rumah. Itu yang bikin kami kaget,” ujar Dwi.
Ia menambahkan bahwa banjir kali ini berbeda dari biasanya, di mana ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
Ratusan rumah warga terendam, sementara jalan utama di desa ini terputus akibat genangan air. Banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas.
Udin (47), salah satu warga yang terdampak, bahkan memilih mengungsi bersama keluarganya ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
“Saya sama keluarga pilih ngungsi dulu aja, takut air di Sungai Cipager terus naik,” jelasnya.
Penyebab dan Penanganan Banjir
Penyebab utama banjir bandang ini adalah jebolnya tanggul Sungai Cipager.
Debit air yang meningkat tajam membuat tanggul tidak mampu menahan arus, sehingga air meluap ke permukiman warga.
Berdasarkan laporan warga, kejadian ini baru pertama kali terjadi dengan skala sebesar ini di Desa Dawuan, meskipun daerah tersebut sering mengalami banjir dalam skala kecil saat hujan deras.
Dampak banjir meluas ke berbagai aspek kehidupan warga.
Selain tempat tinggal yang terendam, listrik di beberapa wilayah terdampak mati total, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.
Warga yang mengungsi ke balai desa dan pendopo setempat juga menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti air bersih dan makanan.
Evakuasi dan Bantuan Kemanusiaan
Dalam proses evakuasi, tim penyelamat membantu warga yang terdampak untuk keluar dari rumah mereka yang terendam air.
Salah satu lansia, yang tengah sakit, dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, bencana alam ini memaksa banyak warga meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Bantuan mulai berdatangan tidak lama setelah kejadian. Namun, warga masih menghadapi kekurangan kebutuhan mendesak seperti air bersih.
“Bantuan datang tidak lama setelah kejadian, tapi kami kekurangan air bersih dan minum,” tutur Dwi, warga setempat.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
