Connect with us

Entertainment

Al Ghazali Curhat Soal Dampak Broken Home, jadi Sulit Buka Diri dan Berkomunikasi

Al Ghazali mengungkapkan dampak perceraian Maia Estianty dan Ahmad Dhani pada kemampuannya berkomunikasi dan membuka diri ke orang lain.

Pexels photo

Published

on

Al Ghazali Curhat Soal Dampak Broken Home, jadi Sulit Buka Diri dan Berkomunikasi
Al Ghazali Curhat Soal Dampak Broken Home, jadi Sulit Buka Diri dan Berkomunikasi. Gambar: Insatgram/@alghazali7

MPN Indonesia 28 Januari 2025 - Perceraian Maia Estianty dan Ahmad Dhani yang terjadi 12 tahun lalu meninggalkan dampak pada kehidupan pribadi anak sulung mereka, Al Ghazali.

Dalam sebuah wawancara, Al Ghazali mengungkapkan tantangan yang ia hadapi dalam berkomunikasi dan membuka diri kepada orang lain, termasuk kepada pasangannya, Alyssa Daguise.

Pengakuan Al Ghazali

Al Ghazali mengakui bahwa perpisahan kedua orang tuanya menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemampuannya dalam berkomunikasi.

Dalam wawancara bersama Soleh Solihun di kanal YouTube 3Second, Alyssa Daguise, calon istri Al Ghazali, menceritakan bahwa sejak awal hubungan mereka, Al terlihat kesulitan untuk berbicara dengan orang lain.

“Dulu susah ngomong,” ujar Alyssa Daguise.

Al Ghazali membenarkan hal tersebut dan menyebut kemungkinan penyebabnya adalah kurangnya komunikasi dalam lingkungan keluarga akibat perceraian.

“Kenapa ya? Gak tahu juga. Broken home mungkin bisa jadi, komunikasi keluarga juga kurang baik,” ungkap Al Ghazali.

Hubungan dengan Alyssa Daguise

Menurut Alyssa, Al Ghazali bukanlah sosok pemalu, tetapi seseorang yang cenderung sulit membuka diri kepada orang lain.

Ia menilai bahwa masa lalu Al yang penuh tantangan menjadi salah satu alasan mengapa anak sulung Ahmad Dhani ini tidak mudah membiarkan orang lain masuk ke kehidupannya.

“Iya kayaknya bukan pemalu, tapi gak gampang buka diri ke orang. Gak mudah untuk membiarkan orang masuk ke dalam hidupnya gara-gara masa lalunya,” jelas Alyssa.

Alyssa juga mengungkapkan bahwa membutuhkan waktu hingga dua tahun untuk membuat Al Ghazali lebih terbuka dan berbicara secara bebas dengannya.

Proses tersebut tidak mudah, mengingat Al memiliki kecenderungan untuk memendam perasaan.

Baca Juga:  Vicky Prasetyo Ngaku Mau Nikah Lagi: Ini Kesempatan Terakhir dari KUA

“Lama sih (komunikasi terbuka), dua tahun ya,” kata Alyssa.

Upaya Membangun Komunikasi

Alyssa Daguise membagikan pengalamannya dalam membantu Al Ghazali untuk lebih terbuka.

Ia kerap memancing Al untuk berbicara, terutama ketika Al terlihat gelisah atau sedang memendam sesuatu.

“Kalau misalnya lagi deep talk nih kayak susah banget dia buat ngomongnya. Harus aku yang mancing kalau dia ada sesuatu yang mau diomongin ke aku,” ungkap Alyssa.

Al Ghazali sendiri menyadari kebiasaan tersebut dan mengaku lebih sering memendam perasaan kecuali kepada beberapa orang terdekatnya.

“Iya diem, dipendam terus. Ya ada beberapa orang yang aku bisa ngomong, tapi banyak yang dipendam,” tutup Al Ghazali.

Trending