Teknologi
Profil Liang Wenfeng Pendiri DeepSeek yang Bikin Amerika Ketar-ketir
Profil Liang Wenfeng, pengusaha asal China, mendirikan DeepSeek untuk mengembangkan kecerdasan buatan yang bersaing dengan OpenAI.
MPN Indonesia 3 Februari 2025 - Liang Wenfeng, seorang pengusaha asal China, menarik perhatian dunia dengan perusahaan rintisannya, DeepSeek.
Perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) ini dinilai mampu bersaing dengan pemimpin industri global seperti OpenAI.
Liang, yang dikenal memiliki pendekatan akademis dalam bisnisnya, mendirikan DeepSeek pada 2023 setelah sebelumnya sukses di industri keuangan.
Sebagai tokoh yang jarang muncul di hadapan publik, profilnya tetap menjadi perbincangan, terutama karena strategi dan visinya dalam mengembangkan AI berbasis China.
Dengan latar belakang di bidang teknik dan pengalaman dalam investasi berbasis AI, Liang kini memainkan peran penting dalam membentuk masa depan kecerdasan buatan.
Profil Liang Wenfeng
Nama: Liang Wenfeng
Tempat Lahir: Guangdong, China
Usia: 39 tahun
Pendidikan:
- Universitas Zhejiang (Sarjana Teknik Elektronika dan Komunikasi)
- Universitas Zhejiang (Magister Teknik Informasi dan Komunikasi, lulus 2010)
Karier:
- 2015: Mendirikan High-Flyer Quantitative Investment Management, hedge fund berbasis AI
- 2023: Mendirikan DeepSeek, perusahaan AI yang diklaim mampu menyaingi OpenAI
Pendekatan Bisnis: Berfokus pada pengembangan model AI inovatif daripada pembuatan aplikasi
Filosofi: Mengutamakan eksplorasi ilmiah dan kontribusi orisinal bagi kemajuan AI China
Dari Hedge Fund ke Kecerdasan Buatan
Sebelum mendirikan DeepSeek, Liang Wenfeng membangun reputasi di dunia keuangan dengan High-Flyer, sebuah hedge fund kuantitatif yang mengelola aset hingga USD 8 miliar.
High-Flyer menggunakan algoritma pembelajaran mesin untuk memperdagangkan saham.
Pada 2021, Liang mulai menginvestasikan sumber daya dalam proyek AI, termasuk membeli ribuan prosesor Nvidia sebelum Amerika Serikat membatasi ekspornya ke China.
Teknologi dan infrastruktur yang telah ia kumpulkan menjadi landasan bagi DeepSeek.
Dengan fokus pada pengembangan model AI yang lebih efisien dan hemat biaya, DeepSeek berhasil menarik perhatian industri global.
Pemikiran Akademis dan Pengaruh di Dunia AI
Liang dikenal sebagai sosok yang lebih memilih membaca makalah akademis, menulis kode, dan berdiskusi dalam kelompok penelitian daripada tampil di hadapan publik.
Filosofi ini tercermin dalam cara DeepSeek beroperasi. Perusahaan lebih memilih mengembangkan model AI tingkat lanjut yang dapat digunakan oleh bisnis lain daripada menciptakan aplikasi konsumen.
Menurut Liang, China tidak bisa terus-menerus mengikuti inovasi AI dari negara lain.
Ia percaya ada kesenjangan besar antara inovasi orisinal dan sekadar meniru teknologi yang sudah ada.
Oleh karena itu, ia mendorong eksplorasi dan penelitian mendalam untuk menghasilkan solusi AI yang benar-benar baru.
DeepSeek dan Masa Depan AI China
DeepSeek telah meluncurkan asisten AI yang diklaim lebih hemat data dan lebih murah dibandingkan layanan serupa.
Inovasi ini memicu reaksi global, termasuk aksi jual saham teknologi di berbagai negara.
Pemerintah China juga mengakui peran DeepSeek dalam memperkuat posisi negara tersebut dalam persaingan AI global.
Sebagian besar karyawan DeepSeek berasal dari universitas ternama China, termasuk mahasiswa PhD yang tertarik untuk memecahkan tantangan terbesar dalam AI.
Liang percaya bahwa daya tarik utama bagi talenta terbaik adalah kesempatan untuk bekerja dalam proyek yang benar-benar inovatif.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
