Connect with us

Peristiwa

Dua Kuda Tewas Tabrakan saat sedang Berpacu, Joki Alami Patah Kaki

Dua kuda tewas dan seorang joki patah kaki dalam insiden tragis di Jateng Derby 2025. Simak selengkapnya di sini!

Actress 1299250

Published

on

Dua Kuda Tewas Tabrakan Saat Sedang Berpacu, Joki Alami Patah Kaki
Dua Kuda Tewas Tabrakan saat sedang Berpacu, Joki Alami Patah Kaki. Gambar: Harianmuria/Hesty Imaniar

MPN Indonesia 18 Februari 2025 - Insiden tragis terjadi dalam ajang Jateng Derby 2025 di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (16/2).

Dua kuda, Milord dan Salvator Minang, tewas akibat tabrakan di tengah pacuan, sementara joki Jones Paendong mengalami cedera patah kaki.

Ketua Panitia Jateng Derby 2025, Munawir, menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan ini.

Ia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak diinginkan dan pihaknya berkomitmen untuk melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Kronologi Insiden

Tabrakan yang merenggut nyawa dua kuda terjadi saat perlombaan kelas 3 Tahun Derby Divisi I 1600 meter memasuki fase akhir.

Milord, kuda unggulan dari Sulawesi Utara, sedang memimpin di trek lurus menuju garis finis ketika tiba-tiba Salvator Minang, yang berlari tanpa joki, menabraknya dari arah berlawanan.

Sebelumnya, joki Yanni Rondonuwu, yang menunggangi Salvator Minang, terjatuh di tikungan pertama.

Tanpa kendali joki, Salvator Minang sempat mengikuti iringan kuda lain sebelum berbalik arah dan menabrak Milord dalam kecepatan tinggi.

Benturan keras menyebabkan kedua kuda tewas seketika di arena, sementara Jones Paendong, joki yang menunggangi Milord, mengalami patah kaki dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit Khusus Orthopedi Karima Utama, Kartasura.

Tindak Lanjut dan Keputusan Panitia

Akibat insiden ini, panitia Jateng Derby 2025 memutuskan untuk membatalkan hasil final kelas 3 Tahun Derby Divisi I 1600 meter.

Tidak ada juara yang dinobatkan dalam perlombaan tersebut.

Panitia juga telah bertemu dengan para pemilik kuda untuk membahas langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Kevin, salah satu perwakilan panitia, mengungkapkan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan keamanan dalam perlombaan mendatang.

Baca Juga:  Viral! Pria di Condet Berangkat Tarawih Naik Kuda, Netizen: Beliau Trauma Pertalite Diubah jadi Pertamax

“Kami telah melakukan pertemuan dengan para pemilik kuda dan siap bekerja sama untuk melakukan langkah-langkah perbaikan agar musibah serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang,” kata Kevin dilansir dari Kompas.com.

“Segala sesuatu yang telah terjadi dalam kejadian kemarin menjadi tanggung jawab kami,” sambungnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending