Connect with us

Olahraga

Daftar Pemain NBA Dengan Tinggi Badan Terpendek Sepanjang Sejarah

Berikut adalah 10 pemain NBA terpendek dalam sejarah yang mampu bersaing dan berprestasi gemilang, termasuk Muggsy Bogues dan Michael Adams.

Arthur

Published

on

Daftar Pemain Nba Dengan Tinggi Badan Terpendek Sepanjang Sejarah
Daftar Pemain NBA Dengan Tinggi Badan Terpendek Sepanjang Sejarah. Gambar: Kolase Instagram/@therealmuggsy/@theearlyboykins/@spudwebb86

MPN Indonesia 20 Februari 2025 - Tinggi badan bukanlah syarat utama bagi seorang pemain NBA, meskipun sebagian besar atlet di liga ini memiliki postur tinggi.

Pemain dengan tubuh besar memang lebih diuntungkan dalam hal pertahanan dan rebound, tetapi ada juga beberapa pemain dengan tinggi badan di bawah rata-rata yang mampu menorehkan sejarah di NBA.

Berikut adalah daftar pemain dengan tinggi badan terpendek dalam sejarah liga basket tertinggi di dunia.

1. Tyron “Muggsy” Bogues (160 cm)

Muggsy Bogues merupakan pemain NBA terpendek dengan tinggi badan hanya 160 cm.

Ia berkarier di NBA selama 14 tahun (1987–2001) dan bermain untuk empat tim berbeda, yakni Washington Bullets, Charlotte Hornets, Golden State Warriors, dan Toronto Raptors.

Meski bertubuh mungil, Bogues menunjukkan performa impresif sebagai point guard. Dalam 889 pertandingan, ia mencatatkan rata-rata 7,7 poin per gim.

Kecepatan dan kecerdasannya dalam membaca permainan menjadikannya salah satu point guard yang diperhitungkan.

Karier panjangnya membuktikan bahwa tinggi badan bukan penghalang untuk sukses di dunia basket.

2. Earl Boykins (165 cm)

Earl Boykins juga memiliki tinggi badan 165 cm dan berkarier di NBA selama 14 tahun (1998–2012).

Ia bermain untuk sembilan tim berbeda, tetapi masa keemasannya terjadi saat membela Milwaukee Bucks pada musim 2006–2007.

Pada musim tersebut, Boykins tampil sebagai starter dalam 19 pertandingan dan mencatatkan rata-rata 15,2 poin serta 4,5 assist per gim.

Baca Juga:  Keljin Blevins, Mantan Pemain NBA Gabung ke Tim Bima Perkasa Jogja untuk IBL 2025

Meski bertubuh mungil, ia dikenal memiliki kemampuan mencetak angka yang baik serta kecepatan yang sulit diimbangi lawan.

3. Spud Webb (168 cm)

Spud Webb memiliki tinggi 167 cm dan bermain di NBA dari 1985 hingga 1998.

Ia membela beberapa tim, termasuk Atlanta Hawks, Sacramento Kings, Minnesota Timberwolves, dan Orlando Magic.

Webb sebenarnya direkrut oleh Detroit Pistons pada putaran keempat NBA Draft 1985, tetapi akhirnya bergabung dengan Atlanta Hawks.

Selama enam musim bersama Hawks, ia mencatat rata-rata 9,9 poin dan 5,3 assist per gim.

Salah satu pencapaiannya yang paling dikenang adalah keberhasilannya memenangkan kontes Slam Dunk NBA 1986, mengalahkan pemain dengan postur jauh lebih tinggi.

4. Greg Grant (170 cm)

Dengan tinggi 170 cm, Greg Grant tetap mampu bersaing di NBA dan bermain untuk enam tim, termasuk Phoenix Suns, New York Knicks, Charlotte Hornets, dan Denver Nuggets.

Karier profesionalnya berlangsung selama 10 tahun (1989–1999).

Grant tampil dalam 274 pertandingan dengan rata-rata 2,8 poin dan 2,7 assist per gim.

Selain bermain di NBA, ia juga menulis buku The Journey of Greg Grant to the NBA and Beyond, yang mengisahkan perjalanan kariernya hingga sukses menembus liga basket tertinggi di dunia.

5. Keith Jennings (170 cm)

Keith Jennings memiliki tinggi 170 cm dan pernah bermain untuk Golden State Warriors dari 1993 hingga 1995.

Dalam 164 pertandingan, ia mencatatkan rata-rata 6,6 poin dan 3,7 assist per gim.

Setelah meninggalkan NBA, Jennings melanjutkan kariernya di berbagai liga basket luar negeri.

Ia pernah bermain untuk tim di Prancis, Spanyol, dan Turki, termasuk Le Mans, Real Madrid, Fenerbahce, dan Strasbourg.

Baca Juga:  Pebasket Amerika Jarred Dwayne Shaw Ditangkap terkait Kasus Narkoba

6. Wataru Misaka (170 cm)

Wataru Misaka memiliki tinggi 170 cm dan menjadi salah satu pemain NBA pertama keturunan Asia.

Ia direkrut oleh New York Knicks pada NBA Draft 1947. Namun, kariernya di liga tidak berlangsung lama karena hanya tampil dalam tiga pertandingan dengan total tujuh poin.

Setelah dilepas oleh Knicks, Misaka tidak lagi berkarier di NBA, tetapi ia tetap dikenang sebagai salah satu pionir pemain Asia di liga basket Amerika Serikat.

7. Monte Towe (170 cm)

Monte Towe yang memiliki tinggi 170 cm hanya bermain selama dua tahun di NBA, yaitu pada 1975–1977 untuk Denver Nuggets.

Meski kariernya singkat, ia tetap dikenang karena kontribusinya dalam mengembangkan teknik alley-oop bersama rekannya, David Thompson.

Teknik alley-oop adalah gerakan khas dalam basket, di mana seorang pemain melempar bola ke udara dekat ring agar rekannya bisa melompat, menangkap bola, dan memasukkannya ke ring.

Teknik ini kini menjadi salah satu elemen penting dalam permainan modern.

8. Charlie Criss (172 cm)

Charlie Criss memiliki tinggi badan 172 cm, tetapi mampu bersaing di NBA selama 10 tahun (1975–1985).

Ia bermain untuk beberapa tim, termasuk Scranton Apollos, Atlanta Hawks, San Diego Clippers, dan Milwaukee Bucks.

Sepanjang kariernya, Criss mencatatkan rata-rata 8,5 poin dan 3,2 assist per gim.

Meskipun mungil, ia dikenal sebagai pemain dengan akurasi tembakan yang baik serta kemampuan mengatur serangan tim.

9. Willie Somerset (172 cm)

Willie Somerset juga memiliki tinggi badan 172 cm dan mencetak rata-rata 22,8 poin per gim ketika bermain untuk Houston Mavericks dan New York Nets pada 1967–1969.

Kariernya berlangsung dari 1965 hingga 1973, dan ia juga sempat bermain untuk beberapa tim lain seperti Baltimore Bullets, Johnstown CJs, Scranton Mines, serta Scranton Apollos.

Baca Juga:  Wanita Asal Indonesia, Malea Emma Nyanyikan Lagu Kebangsaan Amerika Serikat Jelang Pertandingan NBA

Somerset dikenal sebagai salah satu pencetak angka ulung di eranya.

Meskipun tidak memiliki tinggi badan yang mendukung, ia tetap mampu menjadi salah satu pemain yang produktif di NBA.

10. Michael Adams (177 cm)

Michael Adams memiliki tinggi 177 cm dan berkarier di NBA selama 11 tahun (1985–1996).

Ia bermain untuk enam tim, termasuk Washington Bullets, Denver Nuggets, dan Charlotte Hornets.

Dalam 653 pertandingan, Adams mencatatkan rata-rata 14,7 poin dan 6,4 assist per gim.

Permainannya yang cepat serta kemampuan menembak dari jarak jauh membuatnya menjadi salah satu point guard berbahaya di masanya.

(AKM/NID/RAD)

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending