Connect with us

Entertainment

Ternyata Ini Alasan Ivan Gunawan Pekerjakan Lansia hingga Difabel di Bisnis Butiknya

Ivan Gunawan mempekerjakan lansia dan penyandang disabilitas dalam mengelola bisnisnya.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 03t110030.299
Alasan Ivan Gunawan Pekerjakan Lansia hingga Difabel | Gambar: IG/@ivan_gunawan

MPN Indonesia 3 Maret 2025 - Ivan Gunawan mengambil langkah berbeda dalam mengelola bisnis butiknya dengan mempekerjakan lansia dan penyandang disabilitas.

Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan didasari oleh penghargaan terhadap ketekunan para lansia serta disabilitas yang sering kali diabaikan dalam dunia kerja.

Pekerja Lansia Lebih Bijaksana

Menurut Ivan, tenaga kerja muda memang memiliki kreativitas tinggi, tetapi pekerja dengan usia lebih matang mampu memberikan wawasan dan kebijaksanaan dalam menjalankan berbagai tugas.

“Secara kreatif, anak muda itu lebih kreatif, tapi yang lebih dewasa memberikan jalan-jalan yang sebenarnya harus diperhatikan yang baik,” ujar Ivan Gunawan dikutip MPN Indonesia dari Detik, Senin (3/3).

“Karena kadang-kadang diperlukan daya pikir dan kedewasaan dalam melakukan banyak hal,” imbuhnya.

Desainer berusia 43 tahun ini menyoroti pentingnya memberdayakan lansia dalam dunia kerja, terutama bagi mereka yang memiliki keterampilan khusus.

Menurutnya, jika para lansia tidak diberikan kesempatan untuk bekerja, potensi mereka akan terbuang sia-sia.

“Justru kalau teman-teman lansia nggak dipakai, skill-nya, tenaganya, menua di rumah, itu udah terbukti,” kata Ivan Gunawan.

Pekerja Disabilitas Lebih Giat dalam Bekerja

Selain memberdayakan lansia, Ivan Gunawan juga memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bekerja di tim desainnya.

Salah satu contohnya adalah tim desain di Mandjha, brand fashion miliknya, yang berbasis di Bandung dan beranggotakan pekerja tuna rungu.

“Aku punya beberapa tim desain di Mandjha, mereka di Bandung untuk disabilitas. Aku kasih tahu ya teman-teman, aku punya tim desain tuna rungu. Mereka itu kerjanya lebih giat dibandingkan dengan orang-orang yang normal,” ungkap Ivan Gunawan.

Baca Juga:  Aktor China Yung Menglong Tewas Terjatuh dari Gedung

Berdasarkan pengamatannya, tim desain dari kalangan penyandang disabilitas justru lebih fokus dan produktif dalam bekerja.

“Nggak main handphone, nggak gila-gila makan, ngobrol, atau segala macam. Jauh lebih tekun. Jadi makanya aku kalau udah mulai ngomel, ya aku jadikan barometer,” tambahnya.

(ELG/NID/RAD)

Trending