Entertainment
Soal Naturalisasi Timnas, Ahmad Dhani: Jodohkan Pesepak Bola Luar dengan Wanita Indonesia agar Anaknya Bisa Dibina
Ahmad Dhani mengemukakan gagasan kontroversial terkait strategi naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia.
MPN Indonesia 6 Maret 2025 - Komisi X DPR RI menggelar rapat bersama PSSI untuk membahas naturalisasi tiga pemain sepak bola keturunan Indonesia, yaitu Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy, Rabu (5/3).
Rapat yang disiarkan langsung di YouTube TVR Parlemen itu menghasilkan persetujuan pemberian status Warga Negara Indonesia (WNI) kepada ketiga pemain tersebut.
Namun, dalam rapat tersebut, anggota Komisi X DPR RI sekaligus musisi, Ahmad Dhani mengemukakan gagasan kontroversial terkait strategi naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia.
Ia mengusulkan agar naturalisasi tidak hanya berfokus pada pemain aktif, tetapi juga mempertimbangkan pemain berusia di atas 40 tahun yang bisa dijodohkan dengan perempuan Indonesia.
Strategi Naturalisasi Ala Ahmad Dhani
Ahmad Dhani menilai bahwa naturalisasi bisa dilakukan dengan pemain sepak bola asing yang lebih tua bisa menikahi perempuan Indonesia agar anak mereka kelak menjadi calon pemain timnas.
“Naturalisasi tidak harus pemain yang masih aktif, bisa juga pemain bola yang usianya di atas 40 tahun, lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia, anaknya nanti yang kita harapkan jadi pemain bola,” ujar Ahmad Dhani, dikutip MPN Indonesia dari YouTube TVR Parlemen, Kamis (6/3)
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa usulan ini hanya berlaku bagi pemain sepak bola laki-laki dan tidak melibatkan pesepak bola perempuan asing.
Ahmad Dhani juga menyebut bahwa pemain dari negara-negara seperti Arab, Aljazair, dan Maroko bisa menjadi bagian dari strategi ini karena memiliki kualitas sepak bola yang baik.
“Laki-laki kalau muslim kan bisa sampai empat istrinya pak. Mungkin dari Arab, Aljazair, Maroko, banyak pemain bagus yang udah tua kita naturalisasi, carikan istri di sini (Indonesia),” ujar Ahmad Dhani.
“Ini untuk ke depannya, jadi kan anaknya lahir di Indonesia lalu kita bina pasti bisa juga jadi pemain sepak bola yang bagus,” imbuhnya.
Minta Timnas Kurangi Pemain Bule
Selain usulan perjodohan pemain asing, Ahmad Dhani juga menyinggung tentang pemilihan pemain naturalisasi berdasarkan ras.
Ia menyarankan agar PSSI lebih memilih pemain yang memiliki kemiripan fisik dengan mayoritas masyarakat Indonesia, bukan yang berpenampilan seperti orang Barat.
“Kita harus kurangi pemain bule, rambut pirang, mata biru. Kalau bisa dicari yang rasnya mirip dengan kita, entah dari Korea, Afrika, enggak masalah,” ungkap suami Mulan Jameela ini.
“Yang penting kulitnya masih sama kayak kita. Kalau bule diliatnya gimana gitu,” imbuhnya.
Reaksi Anggota DPR dan Publik
Usulan Ahmad Dhani ini mendapat beragam reaksi dari anggota DPR lainnya, termasuk Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam video yang beredar, Erick Thohir dan beberapa anggota DPR tampak tertawa mendengar gagasan tersebut.
Di media sosial, pendapat publik juga terpecah. Beberapa warganet menanggapi usulan tersebut dengan nada satir.
“Dikira kucing kali ah, kucing kampung dijodohin sama Persia biar bagus keturunannya,” komentar seorang warganet.
“Dia pikir perempuan apaan? Mesin penghasil anak?” tulis pengguna lain.
“Gini amat punya wakil rakyat sedih ga paham aturan,” tambah yang lain.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
