Connect with us

Politik

Prabowo Ingin Bangun Penjara Koruptor di Pulau Terpencil, Wakil Ketua KPK: Tak Perlu Sediakan Makanan!

KPK menyatakan dukungannya terhadap rencana Prabowo untuk membangun penjara koruptor di pulau terpencil.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 19t141701.292
Wakil Ketua KPK, Johanas Tanak | Gambar: Kompas.com

MPN Indonesia 19 Maret 2025 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun penjara koruptor di pulau terpencil.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak menilai pemerintah tidak perlu menyediakan makanan bagi para narapidana kasus korupsi di penjara tersebut.

Sebagai gantinya, mereka akan dibekali alat pertanian agar dapat bertahan hidup dengan bercocok tanam.

“Pemerintah tidak perlu menyediakan makanan untuk mereka,” ujar Johanis pada Selasa (18/3), dikutip MPN Indonesia dari Kompas Tv.

“Cukup sediakan alat pertanian, supaya mereka berkebun, bercocok tanam di ladang atau di sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri yang berasal dari hasil keringat mereka sendiri,” lanjutnya.

Selain itu, Johanis juga mengusulkan hukuman bagi pelaku kasus korupsi diperberat, dengan masa pidana minimal 10 tahun hingga seumur hidup.

Menurutnya, langkah ini akan memberikan efek jera yang lebih kuat dan mencegah tindak kasus kriminal serupa di masa mendatang.

“Harapan saya, dengan begitu, orang akan punya rasa takut untuk melakukan korupsi,” tegasnya.

Prabowo Subianto: Penjara Kokoh di Pulau Terpencil

Rencana pembangunan penjara koruptor ini pertama kali diungkapkan oleh Prabowo Subianto dalam acara peresmian mekanisme baru penyaluran tunjangan ASN di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Kamis (13/3).

Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan akan mengalokasikan dana untuk membangun penjara yang kokoh di lokasi terpencil.

Dengan demikian, para koruptor tidak memiliki peluang untuk kabur atau melanggar ketentuan hukum.

“Saya nanti juga akan sisihkan dana untuk bikin penjara yang sangat kokoh, di tempat terpencil,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Pria Pukul Warga hingga Tewas di Makassar karena Tak Terima Pacar Dilecehkan

“Mereka nggak bisa keluar. Kita akan cari pulau, kalau mereka keluar biar ketemu sama ikan hiu,” tambahnya.

Komitmen Prabowo Perangi Korupsi

Selain menyoroti pembangunan penjara koruptor, Prabowo Subianto juga menegaskan sikap tegasnya dalam menghadapi kasus korupsi.

Ia menyatakan bahwa korupsi menjadi hambatan utama bagi kemajuan ekonomi negara.

“Tidak ada negara yang kaya jika korupsi,” ungkapnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi segala bentuk kejahatan korupsi, bahkan jika harus berhadapan dengan para mafia.

“Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harusnya mengerti saya ini siap mati untuk bangsa dan rakyat ini,” tegasnya.

“Saya tidak takut mafia mana pun, saya tidak takut. Apalagi ada Kapolri sama Panglima TNI, apalagi ada guru-guru yang akan membantu saya,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending