Viral
Bidan di Sumatra Utara Dipukul dan Dicekik Pasien Berbaju Loreng, Diduga Oknum TNI
Bidan di Rantau Prapat mengalami penganiayaan oleh pria berbaju loreng usai pemeriksaan kesehatan.
MPN Indonesia 27 Maret 2025 - Seorang bidan di Aek Paing, Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara, mengalami penganiayaan oleh seorang pria berbaju loreng pada siang hari.
Berdasarkan video yang dilihat MPN Indonesia dari video Instagram @digitalnews_id yang diunggah pada Rabu (26/3), insiden terjadi saat pria tersebut baru saja selesai menjalani pemeriksaan kesehatan di praktik dokter Abdi.
Korban dipukul dan dicekik secara tiba-tiba dari belakang oleh pelaku, yang identitas dan afiliasinya masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Pelaku penganiayaan tersebut mengenakan pakaian bermotif loreng, sehingga memunculkan dugaan keterkaitan dengan oknum aparat.
Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah pelaku merupakan anggota TNI. Kepolisian menyatakan bahwa motif dari tindakan pelaku belum diketahui secara pasti.
Kronologi Kejadian di Rantau Prapat
Kejadian berlangsung di dalam ruang praktik medis, di mana bidan tengah memberikan layanan kepada pelaku. Setelah pemeriksaan selesai, tanpa peringatan, pelaku melakukan serangan dari belakang.
Menurut informasi yang dihimpun, serangan dilakukan secara membabi buta, dengan memukul dan mencekik korban.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan pihak kepolisian. Kasus ini kemudian masuk dalam ranah hukum dan kriminal karena mengarah pada tindakan penganiayaan terhadap tenaga kesehatan.
Tindakan Kepolisian dan Identitas Pelaku
Pihak Polres Labuhanbatu segera merespons laporan tersebut dan dalam hitungan jam berhasil mengamankan pelaku. Pelaku diketahui merupakan warga Sungai Raja, Berangir.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, pelaku diketahui memiliki gangguan kejiwaan. Meski menggunakan pakaian bermotif loreng, pihak berwajib masih mendalami apakah terdapat keterkaitan antara pelaku dan institusi militer.
Saat ini, penyelidikan masih berlangsung guna memastikan motif dan latar belakang kejadian.
Dampak terhadap Tenaga Kesehatan
Kejadian ini menambah daftar kasus kriminal yang melibatkan penganiayaan terhadap tenaga kesehatan di Indonesia. Kejadian di Sumatra Utara ini menyoroti pentingnya perlindungan terhadap petugas medis, khususnya di daerah layanan primer.
Bidan yang menjadi korban belum diketahui kondisi terkininya, namun pihak berwajib memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan.
Polisi juga menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara profesional tanpa memandang latar belakang pelaku.
Penanganan Lanjutan
Kasus penganiayaan terhadap bidan ini termasuk dalam kategori hukum dan kriminal. Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kondisi psikologis pelaku serta melakukan klarifikasi terhadap dugaan hubungan pelaku dengan aparat militer.
Hingga kini, pihak berwenang belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai proses hukum berikutnya.
Sementara itu, komunitas tenaga kesehatan di wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dalam memberikan layanan, terutama kepada pasien yang menunjukkan gejala gangguan mental.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
