Connect with us

Internasional

Daftar Lengkap Tarif Impor Amerika Terbaru, Ada Indonesia

Presiden Donald Trump mulai memberlakukan tarif impor baru dengan tambahan 10 persen.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 07t141803.986
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berlakukan tarif baru untuk impor | Gambar: White House Gov

MPN Indonesia 7 April 2025 - Amerika Serikat (AS), di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, mulai memberlakukan tarif impor baru dengan tambahan 10 persen untuk semua impor ke AS dan bea masuk yang lebih tinggi pada puluhan negara lain.

Langkah ini diambil Donald Trump usai ia menilai tak ada hubungan timbal balik yang menguntungkan dari hubungan bilateral yang ia jalin dengan negara-negara lain.

“Kondisi mendasar, termasuk kurangnya timbal balik dalam hubungan perdagangan bilateral, perbedaan tarif dan hambatan non-tarif, serta kebijakan ekonomi mitra dagang AS merupakan ancaman yang tidak biasa dan luar biasa terhadap keamanan dan perekonomian nasional,” demikian pernyataan Donald Trump, dikutip MPN Indonesia dari White House Government.

Kebijakan Diambil usai Serangkaian Investigasi Dilakukan

Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan hasil investigasi dan peninjauan menyeluruh terhadap defisit perdagangan barang tahunan AS yang terus meningkat, yang mencapai USD1,2 triliun pada 2024.

Trump menyatakan bahwa ketidakseimbangan dalam hubungan dagang bilateral, termasuk tarif yang tidak resiprokal dan hambatan non-tarif, menjadi ancaman luar biasa terhadap keamanan nasional dan ekonomi domestik AS.

“Defisit perdagangan barang yang besar dan terus-menerus telah melemahkan basis manufaktur dalam negeri, menghambat kapasitas industri pertahanan, dan memperburuk ketergantungan terhadap pihak asing,” ujar Trump.

Mulai Berlaku sejak 5 April 2025

Tarif dasar sebesar 10 persen diberlakukan terhadap semua impor ke wilayah pabean AS mulai 5 April 202.

Kemudian tarif khusus untuk beberapa negara, termasuk Indonesia yang terkena 32 persen, akan diberlakukan mulai 9 April 2025.

Indonesia, sebagai salah satu negara yang memiliki hubungan ekspor-impor signifikan dengan Amerika Serikat, terkena dampak langsung dari kebijakan ini.

Baca Juga:  Jadwal Siaran Langsung Voli Putri Indonesia vs Myanmar, Laga Penentu Menuju Semifinal Sea Games 2025

Barang-barang asal Indonesia yang sebelumnya bersaing di pasar AS dengan tarif lebih rendah kini harus menghadapi beban tambahan yang besar.

Tarif ini sebanding dengan tarif yang dikenakan terhadap negara-negara lain seperti Taiwan (32 persen), Libya (31 persen), dan Moldova (31 persen).

Besaran Tarif Impor ke AS di 120 Negara

  1. Moldova: 31%
  2. Azerbaijan: 10%
  3. Irak: 39%
  4. Laos: 48%
  5. Panama: 10%
  6. Uzbekistan: 10%
  7. Bosnia-Herzegovina: 35%
  8. Arab Saudi: 10%
  9. Venezuela: 15%
  10. Trinidad dan Tabago: 10%
  11. Brunei: 24%
  12. Guyana: 38%
  13. Liechtenstein: 37%
  14. Botswana: 37%
  15. Kamerun: 11%
  16. Angola: 32%
  17. Myanmar: 44%
  18. Nigeria: 14%
  19. Liberia: 10%
  20. Ethiopia: 10%
  21. Monako: 0%
  22. Guinea Khatulistiwa: 13%
  23. Suriah: 41%
  24. Bangladesh: 37%
  25. Peru: 10%
  26. Kirgistan: 10%
  27. Chile: 10%
  28. Laos: 48%
  29. Vietnam: 46%
  30. Namibia: 21%
  31. Papua Nugini: 10%
  32. Bosnia-Herzegovina: 35%
  33. Republik Kongo: 10%
  34. Malaysia: 24%
  35. Indonesia: 32%
  36. Guinea: 10%
  37. Kosovo: 10%
  38. Fiji: 32%
  39. Thailand: 36%
  40. India: 26%
  41. Qatar: 10%
  42. Ghana: 10%
  43. Kuwait: 10%
  44. Saint Kitts dan Nevis: 10%
  45. Pakistan: 29%
  46. Togo: 10%
  47. Mauritius: 40%
  48. Nauru: 30%
  49. Madagascar: 47%
  50. Saint Helena: 10%
  51. Ekuador: 10%
  52. Albania: 10%
  53. Saint Lucia: 10%
  54. Zimbabwe: 18%
  55. Somalia: 10%
  56. Iran: 10%
  57. Timor Leste: 10%
  58. Haiti: 10%
  59. Tunisia: 28%
  60. Algeria: 30%
  61. Saint Pierre dan Miquelon: 50%
  62. Réunion: 37%
  63. Ukraina: 10%
  64. Montenegro: 10%
  65. Jordan: 20%
  66. Togo: 10%
  67. Polinesia Prancis: 10%
  68. Suriname: 10%
  69. Australia: 10%
  70. Sri Langka: 44%
  71. China: 34%
  72. Uni Eropa: 20%
  73. Jamaica: 10%
  74. Saint Vincent and Grenadines: 10%
  75. Eswatini: 10%
  76. Islandia: 10%
  77. Georgia: 10%
  78. Yaman: 10%
  79. Lebanon: 10%
  80. Brazil: 10%
  81. Kosta Rika: 10%
  82. Guatemala: 10%
  83. Bolivia: 10%
  84. Kenya: 10%
  85. Tokelau: 10%
  86. Zambia: 17%
  87. Bosnia-Herzegovina: 35%
  88. Saint Lucia: 10%
  89. Turki: 10%
  90. Filipina: 17%
  91. Korea Selatan: 25%
  92. Paraguay: 10%
  93. Makedonia Utara: 33%
  94. Serbia: 37%
  95. Belanda: 10%
  96. Uruguay: 10%
  97. Maroko: 10%
  98. Japan: 24%
  99. Sint Maarten: 10%
  100. El Savador: 10%
  101. Oman: 10%
  102. Afghanistan: 10%
  103. Uganda: 10%
  104. Botswana: 37%
  105. Liberia: 10%
  106. Armenia: 10%
  107. Nicaragua: 18%
  108. Bahrain: 10%
  109. Malawi: 19%
  110. United Kingdom: 10%
  111. Chad: 13%
  112. Mozambique: 16%
  113. Lesotho: 50%
  114. Mauritius: 40%
  115. Cuba: 10%
  116. British Virgin Islands: 10%
  117. San Marino: 10%
  118. Gabon: 10%
  119. Barbados: 10%
  120. Bermuda: 10%
Baca Juga:  Kereta di New Jersey Terbakar, 22 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

(ADN/NID/RAD)

Trending