Connect with us

Selebriti

Sidik Eduard Akui Usahanya Sepi usai Direview Food Vlogger

Sidik Eduard curhat soal usaha bakso aci miliknya yang sepi usai ulasan food vlogger viral.

Logompn

Published

on

Sidik eduard akui usahanya sepi usai direview food vlogger
Usaha bakso aci Sidik Eduard terkena imbas ulasan negatif food vlogger. Gambar : Instagram/@sidikeduardd

MPN Indonesia 9 April 2025 - Aktor Sidik Eduard mengungkapkan bahwa usaha kuliner bakso aci miliknya mengalami penurunan signifikan setelah mendapat ulasan dari beberapa food vlogger. Kejadian ini terungkap saat Sidik hadir dalam acara televisi Brownis Trans TV pada (28/3).

Sidik menyampaikan bahwa review dari sejumlah food vlogger memiliki dampak langsung terhadap jumlah pelanggan di usahanya. Ia menyebutkan bahwa beberapa di antara mereka menyampaikan pendapat secara jujur dan adil, namun ada pula yang dinilai langsung menghakimi tanpa pendekatan yang bijak.

“Ada beberapa food vlogger yang review,” kata Sidik, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube TRANS TV Official dalam acara Brownis pada Rabu (9/4).

Dampak Langsung ke Penjualan

Penurunan pengunjung dirasakan setelah beberapa video ulasan menyebar di media sosial. Sidik menyebut bahwa meskipun ia menghargai kejujuran para food vlogger, cara penyampaian kritik yang kurang tepat bisa menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

“Mungkin beberapa food vlogger jujur, fair, ada yang pembicaraannya nyaman, tapi ada yang langsung judge,” lanjut Sidik.

Menurut Sidik, penyampaian seperti itu bisa dengan cepat disalahartikan oleh publik. Ia menyampaikan bahwa setelah review tersebut muncul, banyak pelanggan yang langsung beranggapan bahwa makanan yang dijualnya tidak enak.

“Jadi orang-orang langsung nilainya ini udah enggak enak. Dari situ lah mulai,” jelas Sidik.

Situasi ini membuat usaha kulinernya kehilangan stabilitas. Dalam kondisi sekarang, Sidik bahkan memilih untuk kembali berjualan menggunakan motor demi menjaga kelangsungan usahanya.

Ajakan untuk Penyampaian Kritik yang Lebih Bijak

Meski terdampak, Sidik tidak sepenuhnya menentang ulasan yang dibuat oleh para food vlogger. Ia justru berharap agar kejujuran tersebut tetap disampaikan, namun dengan cara yang lebih membangun dan tidak merugikan pihak penjual secara langsung.

Baca Juga:  Haru! Raffi Ahmad Borong Dagangan Ibu yang Minta Foto Bareng tapi Gak Punya HP

“Sidik seneng mereka jujur, tapi caranya itu aja,” ujar Sidik.

Menanggapi hal ini, pembawa acara Ruben Onsu menyampaikan pesannya kepada para food vlogger dan penikmat kuliner agar lebih berhati-hati dalam memberikan ulasan, terutama yang memiliki potensi merugikan pelaku usaha.

“Please ketika memang ada kritikan yang sifatnya berbahaya untuk si penjual dampaknya, lebih baik dikasih tahu internal, akan lebih fair,” pesan Ruben.

Dampak Serupa pada Pengusaha Lain

Sidik Eduard bukan satu-satunya pengusaha yang usahanya terdampak review food vlogger. Sebelumnya, Bang Madun, pemilik warung oseng legendaris Nyak Kopsah, juga mengalami hal serupa. Ia bahkan mengaku terpaksa memberhentikan lebih dari setengah karyawannya dan berutang ke bank setelah usahanya sepi karena ulasan negatif.

“Hancur, nama baik gue hancur,” ujar Bang Madun, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube dr. Richard Lee,MARS.

Kondisi serupa juga dialami oleh pemilik usaha bika ambon Ci Mehong yang menerima kritik dari food vlogger, meskipun sebelumnya usahanya berjalan dengan baik dan stabil.

Kejadian ini menunjukkan pentingnya etika dalam menyampaikan ulasan, terutama di era digital di mana persepsi publik dapat terbentuk hanya dari satu konten viral. 

Sidik Eduard kini terus berupaya mempertahankan usahanya di tengah tantangan tersebut.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending