Connect with us

Lifestyle

Apa Perbedaan Jin, Setan, dan Iblis? Begini Penjelasannya!

Dalam ajaran agama Islam, jin, setan, dan iblis memiliki pengertian dan peran yang berbeda.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 16t161122.059
Perbedaan jin, setan, dan iblis | Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 16 April 2025 - Dalam ajaran agama Islam, jin, setan, dan iblis memiliki pengertian dan peran yang berbeda.

Berdasarkan wawancara MPN Indonesia bersama Dosen Universitas Darunnajah, Agan Prian Bagus, berikut perbedaan jin, setan, dan iblis.

Pengertian Jin, Setan, dan Iblis

Menurut Agan, jin, setan, dan iblis adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang berbeda dalam hal tugas dan hakikatnya.

Jin diciptakan dari api yang sangat panas, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:

“Dan Kami telah menciptakan jin sebelum dari api yang sangat panas.” (QS Al-Hijr: 27)

Jin memiliki kesamaan dengan manusia karena mereka juga memiliki golongan yang beriman dan kafir.

Sementara itu, setan didefinisikan sebagai makhluk yang bertugas untuk menyesatkan manusia. Setan berasal dari golongan jin, khususnya dari jin yang kafir dan durhaka.

Iblis sendiri merupakan makhluk dari golongan jin yang membangkang perintah Allah untuk bersujud kepada Nabi Adam, dan sejak itu ia dikutuk oleh Allah SWT.

Jin Bukan Selalu Setan

Tidak semua jin adalah setan, meskipun semua setan berasal dari golongan jin. Jin terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu yang taat kepada Allah (muslim) dan yang membangkang (kafir). Jin yang membangkang inilah yang disebut sebagai setan.

Dengan demikian, istilah jin bersifat lebih umum, sedangkan setan mengacu pada jin yang telah menyimpang dari jalan Allah SWT.

“Semua setan bisa dikatakan jin, yaitu jin kafir yang tidak taat pada perintah Allah SWT, sedangkan jin ada yang taat dan patuh kepada Allah SWT,” kata Agan.

Baca Juga:  Besok Tanggal Merah Hari Apa? Cek Informasi Libur Nasional di Sini

Iblis Bukan dari Golongan Malaikat

Iblis dahulu dikenal sebagai makhluk yang rajin beribadah, bahkan sering bersama malaikat dalam ketaatan.

Namun, ia bukan malaikat karena diciptakan dari api, berbeda dengan malaikat yang diciptakan dari cahaya.

Ketika diperintah untuk bersujud kepada Adam sebagai bentuk penghormatan, iblis menolak. Sikap pembangkangan inilah yang menyebabkan iblis dikutuk oleh Allah dan diusir dari surga.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending