Connect with us

Berita

Viral! Dua Pria Rusak Koleksi Tanaman di Kebun Raya Bogor, Berujung Minta Maaf

Dua pemuda asal Bekasi yang melakukan vandalisme di Kebun Raya Bogor minta maaf ke pengelola, Senin (21/4).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 22t114215.441
Dua pelaku vandalisme di Kebun Raya Bogor minta maaf ke pihak pengelola, Senin (21/4) | Gambar: MPN Indonesia/Dimas

Jawa Barat, MPN Indonesia 22 April 2025 - Dua pemuda asal Bekasi yang melakukan vandalisme dan pengrusakan koleksi tanaman di Kebun Raya Bogor (KRB) menyampaikan permohonan maaf ke pihak pengelola, Senin (21/4).

Kedua pelaku itu, Adi (24) dan Susanto alias Santo (28), mengaku bersalah dan merasa sangat menyesal atas pelanggaran yang mereka lakukan di KRB beberapa waktu lalu. 

Aksi Pengrusakan di Taman Meksiko

Insiden bermula dari aksi vandalisme yang terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar 35 detik.

Dalam video tersebut, seorang pria berkemeja biru dan berkacamata tampak mencoret tanaman kaktus dengan sebuah benda hingga tanaman itu mengalami kerusakan.

Koleksi tanaman yang rusak diketahui merupakan bagian dari area Taman Meksiko di dalam Kebun Raya Bogor, salah satu situs konservasi penting di Indonesia.

Permohonan Maaf Pelaku

Dalam pertemuan dengan pengelola KRB dan sejumlah media, kedua pelaku mengungkapkan penyesalan mendalam atas tindakan mereka.

Santo mengakui bahwa perbuatan tersebut dilakukan karena keisengan, dan ia mengikuti aksi serupa yang sebelumnya telah dilakukan oleh pihak lain di tempat yang sama.

“Saya memohon maaf kepada staf KRB karena telah melakukan perusakan terhadap tumbuhan kaktus,” ujar Santo di hadapan staf KRB dan awak media, Senin (21/4).

Ia menambahkan bahwa dirinya berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa, baik terhadap tanaman kaktus maupun jenis tanaman lain di mana pun berada.

Sementara itu, Adi menyampaikan bahwa ia tidak memiliki niat untuk melakukan pengrusakan secara sengaja, terlebih mengunggahnya ke media sosial.

“Saya menyesal dan berharap tidak ada lagi pengunjung yang melakukan hal serupa dan lebih aware,” katanya.

Baca Juga:  Dubes RI di Nigeria Dipulangkan Kemenlu atas Tuduhan Pelecehan Seksual

Tanggapan Pengelola Kebun Raya Bogor

General Corporate Communication PT MNR, Zaenal Arifin menyampaikan penyesalan atas insiden yang terjadi.

Ia menyebut bahwa tindakan vandalisme terhadap tanaman konservasi merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan.

“Kami menyesalkan dan kami sangat mengutuk keras tindakan vandalisme yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sementara kita terus menggaungkan menjaga alam menjaga konservasi,” ujarnya ke awak media.

Meski demikian, Zaenal turut mengapresiasi langkah kedua pemuda tersebut yang datang langsung untuk menyampaikan permintaan maaf.

Ia menyebut bahwa itikad baik ini merupakan langkah awal yang positif setelah kejadian tersebut.

“Hari ini alhamdulillah kedua pemuda tersebut, Adi dan Santo, sudah menunjukkan niat baiknya datang ke KRB untuk menyesali apa yang dilakukan,” kata Zaenal.

(DIM/NID/RAD)

Trending