Viral
Korban Pelecehan Oknum Dokter Kandungan di Garut Bertambah jadi 5 Orang
Lima korban laporkan dugaan pelecehan oleh oknum dokter kandungan di Garut. Polisi selidiki kasus dan pastikan perlindungan maksimal bagi para korban.
MPN Indonesia 23 April 2025 - Jumlah korban dalam kasus kriminal dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter kandungan di sebuah klinik kesehatan di Garut, Jawa Barat, kembali bertambah.
Hingga Selasa (22/4), lima orang perempuan telah resmi melaporkan tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh dokter berinisial MSF (33) ke Kepolisian Resor (Polres) Garut.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, menyatakan bahwa ada penambahan tiga korban baru yang melaporkan kejadian tersebut, setelah sebelumnya dua korban telah lebih dulu membuat laporan resmi.
“Hingga hari ini, Selasa (22/4), total korban yang telah melapor sebanyak lima orang. Salah satunya adalah korban yang kasusnya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu,” ujar AKP Joko Prihatin, dikutip MPN Indonesia dari Instagram resmi @polresgarut, pada Rabu (23/4).
Pemeriksaan Masih Berlangsung oleh Aparat Penegak Hukum
Pihak kepolisian saat ini masih melanjutkan proses penyelidikan intensif terhadap dugaan kasus kriminal ini.
Penyidik Polres Garut terus melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi serta mengumpulkan barang bukti guna mengungkap lebih jauh kronologi kejadian, termasuk potensi adanya korban tambahan dalam kasus pelecehan seksual ini.
Menurut informasi yang diperoleh, para korban mengalami pelecehan saat menjalani pemeriksaan di ruang praktik dokter kandungan MSF.
Belum ada keterangan rinci mengenai modus yang digunakan oleh pelaku, namun kasus ini telah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat Garut terkait perlindungan pasien dalam lingkungan pelayanan medis.
Jaminan Perlindungan untuk Para Korban
Kasus ini mencuat di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kekerasan seksual di sektor layanan kesehatan.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam menangani perkara hukum dan kriminal ini secara serius dan profesional.
Upaya tersebut termasuk perlindungan maksimal terhadap identitas dan keamanan korban.
“Polres Garut menjamin rahasia dan akan memberikan perlindungan dengan maksimal kepada korban,” jelas AKP Joko.
Langkah ini juga diambil sebagai bentuk dorongan kepada masyarakat untuk tidak ragu melapor jika mengalami atau mengetahui kejadian serupa.
Respons Masyarakat dan Langkah Selanjutnya
Kasus yang sempat viral ini telah menimbulkan reaksi luas dari masyarakat.
Beberapa kalangan mendesak adanya pengawasan lebih ketat terhadap praktik kedokteran, terutama dokter kandungan, agar tindakan pelecehan seksual tidak terulang.
Di sisi lain, Polres Garut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung proses hukum yang sedang berlangsung.
Hingga saat ini, belum ada keterangan tambahan dari pihak pelaku. Penanganan kasus ini terus dipantau oleh kepolisian serta menjadi sorotan publik di wilayah Garut dan sekitarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
