Connect with us

Viral

Disdik Sragen Ungkap Guru yang Gunting Seragam Siswa Masih Berstatus Magang

Disdik Sragen mengatakan guru yang viral karena menggunting seragam siswa masih berstatus magang.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 24t093008.779
Guru gunting baju siswa laki-laki | Gambar: Ig/@pembasmi.kehaluan.reall

MPN Indonesia 24 April 2025 - Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen mengatakan bahwa guru yang viral karena menggunting seragam siswa di SMP PGRI Sukodono masih berstatus magang.

Peristiwa di daerah ini terjadi pada 17 Februari 2025 dan videonya diunggah oleh akun Instagram @pembasmi.kehalusan.reall hingga kemudian menjadi viral.

Masih Kuliah Semester Enam

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidik Disdik Sragen, Tri Giyanto menyatakan bahwa guru yang bernama Anggrek Anggraini itu belum menyelesaikan pendidikan sarjananya.

Anggrek saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa semester enam sehingga saat ini statusnya di sekolah sebagai tenaga pengajar magang.

“Mbak Anggrek ini sebenarnya masih magang ya, bahasa kami. Beliau itu belum sarjana. Dia baru kuliah semester 6,” ungkap Tri Giyanto saat ditemui wartawan di sekolah tersebut, Selasa (22/4).

“Jadi kalau secara administrasi kepegawaian beliau belum layak mengajar karena baru proses kuliah,” imbuhnya.

Melanggar Kode Etik Guru

Meskipun Anggrek telah mendapatkan izin dari orang tua siswa untuk menggunting seragam, tindakan tersebut dinilai melanggar kode etik profesi guru.

Tri menegaskan bahwa tindakan terhadap siswa harus dilakukan secara profesional dan tidak di depan umum.

“Ya walaupun sudah sudah izin orang tua, sudah komunikasinya baik, memang terampil tadi sudah saya periksa. WhatsApp dengan orang tua juga betul, tidak ada kebohongan, tanggalnya juga pas,” kata Tri.

“Kemudian ada satu hal yang kami pesankan pada Bu Anggrek dan teman-teman di PGRI Sukodono bahwasanya yang dilanggar adalah kode etik guru,” jelasnya.

Beri Imbauan ke Yayasan

Tri menyatakan akan menyampaikan imbauan kepada pihak yayasan agar kejadian serupa tak terulang lagi.

Baca Juga:  Viral di Sosmed! Sopir Ambulans di Ciamis Meninggal usai Antarkan Jenazah ke Rumah Duka

“Kami bisanya ya memberikan imbauan dan nanti teguran dari pimpinan. Mungkin kami rekomendasikan bapak kepala dinas untuk komunikasi dengan pihak yayasan untuk memperhatikan SDM yang masuk ke sana,” kata Tri.

“Ternyata bisa dikatakan seorang yang belum lulus saja sudah jadi kesiswaan kan menjadi hal yang PR kita,” imbuhnya.

Duduk Perkara

Sebelumnya diberitakan seorang guru perempuan menggunting seragam siswa laki-laki di halaman sekolah.

Dari video yang beredar di media sosial, terlihat baju yang dikenakan siswa tersebut terdapat coretan di bagian belakangnya.

Alhasil, baju bagian belakang itu digunting oleh guru perempuan tersebut. Selain itu, bagian lengan baju dan celana bagian bawah pun ikut digunting.

(AKM/NID/RAD)

Trending