Connect with us

Teknologi

Pesawat Luar Angkasa Lucy NASA Tangkap Gambar Pertama Asteroid Donaldjohanson

NASA, melalui misi luar angkasa Lucy, telah merilis gambar resolusi tinggi pertama asteroid Donaldjohanson.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 25t091326.049
Penampakan Asteroid Donaldjohanson terlihat melalui Long-Range Reconnaissance Imager (L’LORRI) milik wahana antariksa Lucy NASA | Gambar: NASA

MPN Indonesia 25 April 2025 - NASA, melalui misi luar angkasa Lucy, telah merilis gambar resolusi tinggi pertama asteroid Donaldjohanson yang diambil saat wahana tersebut melintas dekat asteroid pada jarak sekitar 960 kilometer (600 mil) pada Minggu (20/4).

Pertemuan ini menandai interaksi kedua Lucy dengan asteroid setelah uji coba sebelumnya pada asteroid Dinkinesh.

Struktur Asteroid Donaldjohanson

Dikutip MPN Indonesia dari laporan NASA, Asteroid Donaldjohanson, yang terbentuk sekitar 150 juta tahun lalu, memiliki bentuk unik menyerupai dua kerucut es krim yang saling menempel.

Permukaan asteroid berwarna abu-abu terang dengan kawah-kawah bertepi halus, dan lobus yang lebih besar menampilkan lebih banyak kawah dibandingkan yang lebih kecil.

Gambar-gambar yang dibagikan NASA diambil oleh instrumen Long-Range Reconnaissance Imager (L’LORRI) yang merupakan bagian dari wahana antariksa Lucy.

Dalam rangkaian gambar timelapse, asteroid tampak berputar perlahan, meskipun rotasi ini merupakan ilusi yang ditimbulkan oleh gerakan wahana yang melintas.

Gambar paling mendetail diambil pada pukul 13.51 waktu EDT (17.51 UTC), sekitar 40 detik sebelum jarak terdekat, yaitu 660 mil (1.100 km) dari asteroid.

Pengamatan Awal

Asteroid ini sebelumnya diketahui menunjukkan variasi kecerahan besar dalam periode 10 hari, yang mendukung dugaan bahwa Donaldjohanson adalah “contact binary” atau objek hasil tumbukan dua benda kecil.

Namun, bentuk leher sempit yang menghubungkan dua lobus mengejutkan tim ilmuwan.

“Asteroid Donaldjohanson memiliki geologi yang sangat rumit,” ujar peneliti utama misi Lucy di Southwest Research Institute, Boulder, Colorado, Hal Levison.

“Saat kami mempelajari struktur kompleks ini secara rinci, informasi penting tentang bahan penyusun dan proses tumbukan pembentuk planet di Tata Surya akan terungkap,” imbuhnya.

Baca Juga:  China Buat Rute Penerbangan Terpanjang di Dunia, Tempuh Waktu 29 Jam

Dari analisis awal gambar resolusi tinggi pertama, asteroid ini lebih besar dari perkiraan semula, dengan panjang sekitar 8 km dan lebar 3,5 km pada titik terlebarnya.

Keseluruhan bentuknya belum dapat terlihat dalam satu citra. Diperlukan waktu hingga satu minggu untuk mengunduh seluruh data dari wahana.

Lucy jadi Misi ke-13 NASA

Lucy adalah misi ketiga belas dalam Program Discovery NASA, dikelola oleh Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama.

Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, memegang tanggung jawab manajemen misi, rekayasa sistem, dan keselamatan.

Lockheed Martin Space membangun wahana Lucy dan merancang lintasan orbitnya, serta menyediakan operasi penerbangan.

Instrumen L’LORRI dikembangkan oleh Johns Hopkins Applied Physics Laboratory, sementara instrumen L’TES dirancang oleh Arizona State University.

Instrumen lainnya seperti L’Ralph, yang mencakup kamera warna dan spektrometer inframerah, serta L’TES, spektrometer inframerah termal, juga akan digunakan untuk menganalisis data lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang.

Tahapan Lanjutan Misi Lucy

Meski Donaldjohanson bukan target utama sains dari misi ini, pertemuan ini berfungsi sebagai gladi resik penuh sebelum Lucy melanjutkan misi utamanya.

Lucy akan menghabiskan sebagian besar tahun 2025 menjelajah sabuk asteroid utama sebelum menuju target utama pertamanya, asteroid Jupiter Trojan Eurybates, yang dijadwalkan untuk ditemui pada Agustus 2027.

“Gambar awal Donaldjohanson ini kembali menunjukkan kemampuan luar biasa wahana Lucy sebagai mesin penemuan,” kata ilmuwan program misi Lucy di Kantor Pusat NASA di Washington, Tom Statler.

“Potensi untuk membuka jendela baru ke dalam sejarah Tata Surya kita sangat besar saat Lucy tiba di asteroid Trojan,” imbuhnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending