Viral
Kisah Bocah SD di Boyolali Dilirik NASA usai Temukan Celah Keamanan
Ibrahim Al Abrar, siswa SD asal Boyolali, menerima apresiasi NASA setelah melaporkan celah keamanan melalui VDP resmi.
Jawa Tengah, MPN Indonesia 20 Juli 2026 - Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 6 dari SDN 3 Genengsari, Boyolali, Jawa Tengah, Ibrahim Al Abrar (12), menerima surat apresiasi resmi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) setelah menemukan dan melaporkan celah keamanan pada sistem milik lembaga tersebut.
NASA memberikan penghargaan itu setelah memverifikasi laporan Ibrahim melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP).
Surat tertanggal 9 Juli tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusinya di bidang cybersecurity.
Belajar Cybersecurity secara Autodidak
Ibrahim Al Abrar mengungkapkan bahwa temuannya berasal dari proses belajar cybersecurity secara autodidak yang ia tekuni sejak awal 2026.
Ia mempelajari berbagai materi melalui internet hingga akhirnya menemukan kerentanan pada sistem NASA.
“Setelah laporan tersebut diverifikasi, pihak NASA mengirimkan surat sebagai tanda penghargaan atas upaya dalam mendeteksi kerentanan tersebut dan membantu meningkatkan keamanan sistem mereka. Alhamdulillah, senang,” kata Ibrahim, dikutip MPN Indonesia melalui Kumparan pada Senin (20/7).
Temuan tersebut berupa kerentanan jenis broken link hijacking pada salah satu domain publik NASA.
Proses pelaporan dilakukan melalui sistem resmi VDP dan membutuhkan waktu hampir dua bulan hingga akhirnya mendapatkan respons.
“Kemarin bisa dapat sertifikat NASA itu karena mencari kerentanan di web NASA. Menemukan broken link hijacking, lalu dilaporkan lewat VDP. Laporannya sebenarnya sudah hampir dua bulan, tetapi baru dibalas tanggal 9 Juli dan mendapatkan sertifikat itu,” kata ayahnya, Aminudin, dikutip MPN Indonesia melalui Detik.
Ibrahim Suka Belajar Coding
Ibrahim merupakan anak pasangan Aminuddin Salas (36) dan Hannisa Oktaviani (36) yang berdomisili di Boyolali, Jawa Tengah.
Ia mulai tertarik pada dunia teknologi sejak mempelajari coding, sebelum kemudian beralih mendalami cybersecurity secara lebih serius pada awal 2026.
Ketertarikannya muncul setelah membaca berbagai informasi mengenai individu yang berhasil menemukan celah keamanan pada sistem NASA.
Ia mengaku proses belajar yang dijalani tidak selalu mudah, terutama dalam memahami materi yang kompleks.
Untuk mengatasi hal tersebut, Ibrahim memanfaatkan berbagai sumber belajar daring seperti tutorial YouTube dan teknologi berbasis AI.
“Kadang-kadang belajar melalui tutorial YouTube maupun melalui AI. Saya juga pernah mencoba membuat game,” ujarnya.
Kemampuan yang dikembangkan secara mandiri tersebut membawanya hingga mampu menemukan celah keamanan pada sistem NASA.
Ia kemudian mengikuti prosedur resmi pelaporan melalui VDP, yang menjadi jalur komunikasi antara peneliti keamanan independen dan pihak NASA dalam meningkatkan sistem cybersecurity mereka.
Dukungan Keluarga
Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Ibrahim.
Ayahnya, Aminudin, menyampaikan bahwa minat anaknya terhadap teknologi sudah terlihat sejak belajar coding sebelum akhirnya fokus pada cybersecurity.
Ia menyambut pencapaian tersebut dan berharap dapat menjadi motivasi bagi perkembangan selanjutnya.
“Rasa senang pastinya. Awalnya belajar coding. Baru awal tahun 2026 lalu tertarik belajar cybersecurity,” ucap Aminudin.
Selain itu, Aminudin juga menyampaikan harapannya agar pencapaian ini dapat menginspirasi anak-anak lain, khususnya di Boyolali dan Jawa Tengah, yang memiliki minat di bidang teknologi informasi.
Ia menilai kemajuan teknologi saat ini mempermudah akses pembelajaran.
“Ini bisa jadi motivasi untuk anak-anak lain yang juga suka IT. Sekarang belajar lebih mudah karena ada internet, AI, dan YouTube. Tinggal niat dari masing-masing anak,” pungkasnya.
Ke depan, keluarga berharap Ibrahim dapat terus mengembangkan kemampuannya dan berpeluang mendapatkan bug bounty sebagai bagian dari pengembangan di bidang cybersecurity.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
