Connect with us

Teknologi

Korea Selatan Sebut Deepseek Tak Aman: Transfer Data Diam-Diam ke AS dan Tiongkok

Otoritas Korea Selatan ungkap DeepSeek, transfer data pengguna tanpa izin ke Amerika Serikat dan China.

Logompn

Published

on

Korea selatan sebut deepseek tak aman transfer data diam diam ke as dan tiongkok
Startup AI DeepSeek diduga kirim data pribadi pengguna Korea ke perusahaan asing tanpa persetujuan. Gambar : unsplash.com/Solen Feyissa

MPN Indonesia 25 April 2025 - Pihak berwenang Korea Selatan mengungkapkan pada Kamis (24/4) bahwa startup kecerdasan buatan asal Tiongkok, DeepSeek, melakukan transfer informasi pengguna dan konten prompt AI tanpa izin. 

Transfer tersebut dilakukan ke sejumlah perusahaan di Amerika Serikat dan China saat aplikasi DeepSeek masih tersedia untuk diunduh di pasar aplikasi Korea Selatan sejak peluncurannya pada Januari.

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia yang dikutip Reuters, pernyataan tersebut disampaikan oleh Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan (Personal Information Protection Commission/PIPC), yang menyebut bahwa DeepSeek tidak memperoleh persetujuan pengguna sebelum mengirimkan data pribadi. 

Perusahaan yang disebut dalam laporan tersebut adalah Hangzhou DeepSeek Artificial Intelligence Co. Ltd., sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Tiongkok.

Penghentian Unduhan dan Pengiriman Data ke Volcano Engine

Pada Februari, otoritas data Korea Selatan menghentikan unduhan baru aplikasi DeepSeek setelah perusahaan itu mengakui tidak sepenuhnya mematuhi aturan perlindungan data pribadi yang ditetapkan oleh agensi tersebut. 

Dalam investigasi lebih lanjut, PIPC mengungkap bahwa DeepSeek juga mengirimkan konten yang dimasukkan pengguna ke dalam prompt AI ke perusahaan Beijing Volcano Engine Technology Co. Ltd., termasuk informasi perangkat, jaringan, dan aplikasi.

DeepSeek kemudian memberi penjelasan kepada agensi bahwa keputusan pengiriman data tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. 

Namun, perusahaan itu menyatakan telah menghentikan transfer konten prompt AI ke Volcano Engine mulai 10 April.

Rekomendasi Korektif dari Otoritas Korea Selatan

Sebagai tindak lanjut, Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan memutuskan untuk mengeluarkan rekomendasi korektif. 

Baca Juga:  Nvidia Diserbu Pesanan Chip AI dari China, Tembus 2 Juta Unit

Rekomendasi tersebut meminta DeepSeek untuk segera menghapus seluruh konten prompt AI yang telah ditransfer ke Volcano Engine dan menetapkan dasar hukum untuk transfer data pribadi ke luar negeri.

Langkah ini diambil untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data pribadi yang berlaku di Korea Selatan, serta mencegah kebocoran informasi sensitif ke negara lain, termasuk Amerika Serikat dan China.

Tanggapan Pemerintah Tiongkok

Menanggapi pernyataan dari pemerintah Korea Selatan, Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Kamis (24/4) menyatakan bahwa pemerintah Tiongkok tidak pernah dan tidak akan meminta perusahaan untuk mengumpulkan atau menyimpan data secara ilegal. 

Pernyataan ini merupakan bagian dari klarifikasi atas kekhawatiran yang meningkat terkait praktik pengumpulan data oleh perusahaan teknologi Tiongkok, termasuk DeepSeek.

(AKM/NID/RAD)

Trending