Connect with us

Politik

RI-AS Sepakat Lanjutkan Perundingan Dagang, Prabowo Bentuk Tiga Satgas

Indonesia-AS melanjutkan perundingan untuk mencapai kesepakatan dagang yang lebih adil.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 29t120839.806
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers di Jakarta, Senin (28/4) | Gambar: ekon.go.id

MPN Indonesia 29 April 2025 - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk melanjutkan perundingan teknis dalam upaya mencapai kesepakatan dagang yang lebih adil.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat melaporkan hasil kunjungannya ke Amerika Serikat kepada Prabowo Subianto di Istana Negara.

Diapresiasi AS

Dalam lawatannya, Airlangga memimpin delegasi Indonesia untuk melakukan negosiasi dengan sejumlah pejabat tinggi Pemerintah AS.

Ia bertemu dengan perwakilan dari US Trade Representative (USTR), Department of Commerce, Department of Treasury, hingga Director of National Economic Council.

Delegasi juga bertemu dengan para pelaku industri strategis seperti Google, Microsoft, Amazon, Boeing, serta asosiasi bisnis seperti USINDO dan Semikonduktor Industry Association.

“Secara prinsip, surat yang kita ajukan pada 7 dan 9 April mendapatkan apresiasi karena dinilai komprehensif. Kita tidak hanya bicara tarif, tapi juga hambatan non-tarif dan rencana penyeimbangan neraca perdagangan,” ujar Airlangga dalam keterangan pers, Senin (28/04).

RI-AS Tandatangani NDA

Indonesia mengajukan permintaan agar produk ekspor utamanya mendapat perlakuan tarif yang setara dengan negara-negara seperti Vietnam dan Bangladesh. Tujuannya, menciptakan level playing field yang adil dalam hubungan dagang bilateral.

Menindaklanjuti hasil perundingan, Pemerintah AS menugaskan USTR untuk melanjutkan pembahasan teknis dengan Indonesia.

Kedua belah pihak telah menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) sebagai dasar perundingan lanjutan secara tertutup.

“Secara geopolitik tentu Indonesia dianggap penting oleh Amerika. Dan tadi saya laporkan ke Bapak Presiden, Bapak Presiden memberikan arahan bahwa apa yang kita tawarkan itu adalah win-win solution,” kata Airlangga.

“Dan kita tidak membedakan satu negara dengan negara lain, jadi artinya relatif apa yang kita tawarkan adalah apa yang sedang kita lakukan di dalam negeri,” sambungnya.

Baca Juga:  Prabowo Kirim Surat untuk Lima Menteri yang Kena Reshuffle

Bentuk Tiga Satgas

Sebagai respons atas kemajuan ini, Prabowo menyetujui pembentukan tiga Satuan Tugas (Satgas) Ekonomi Strategis yang akan mendukung proses perundingan dan peningkatan iklim usaha dalam negeri.

Ketiga Satgas tersebut terdiri dari Satgas Perluasan Kesempatan Kerja dan Mitigasi PHK, Satgas Peningkatan Iklim Investasi dan Percepatan Perizinan Berusaha, serta Satgas Perundingan Perdagangan, Investasi, dan Keamanan Ekonomi

Airlangga juga melaporkan kepada Prabowo rencana investasi perusahaan Indorama senilai USD2 miliar di Louisiana, AS, untuk sektor blue ammonia.

Di sisi lain, Indonesia juga membahas peluang kerja sama terkait critical minerals dengan AS.

(AKM/NID/RAD)

Trending