Connect with us

Viral

Ramai Dibicarakan, Ayam Goreng Widuran Klarifikasi soal Polemik Menu Nonhalal

Ayam Goreng Widuran Solo memberikan klarifikasi soal menu nonhalal setelah viral di media sosial. Manajemen akui telah beri label “non-halal” secara terbuka.

Logompn

Published

on

Ramai dibicarakan, ayam goreng widuran klarifikasi soal polemik menu nonhalal
Polemik Ayam Goreng Widuran Solo. Gambar: Instagram/@ayamgorengwiduransolo

MPN Indonesia 26 Mei 2025 - Ayam Goreng Widuran, rumah makan legendaris di Kota Solo yang berdiri sejak 1973, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik menu nonhalal yang ramai diperbincangkan publik.

Klarifikasi ini disampaikan manajemen melalui akun Instagram resmi @ayamgorengwiduransolo pada Jumat (23/5), setelah unggahan seorang pelanggan di media sosial Thread memicu sorotan luas. 

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia di akun Thread, pelanggan bernama @pedalranger mengaku terkejut saat mengetahui bahwa kremesan di restoran itu mengandung minyak babi.

Respons Netizen

Sontak, isu ini pun ramai oleh publik, khususnya dari pelanggan Muslim. Banyak di antara mereka merasa tidak mendapatkan informasi yang memadai mengenai status kehalalan menu yang disajikan. 

“HAH SERIUSAN? Itu kesukaan keluargaku lagi. Dulu blm ada tulisan non halalnya. Tp kok orangnya diem2 aja ya pas keluargaku yang berhijab makan disana. Yg beli juga pada hijaban (dan pastinya krn ga tau),” komentar salah satu warganet di akun Thread dengan akun @ti***.

“Pernah denger juga ini. Duluuu sering beli skg ga berani lagi. Mmg yg bikin kecewa knp ga kasih tau klo non halal. Gatau pke minyak babi apa engga tapi kremesannay pake kulit babi. Iya yg di dpn Gereja itu. Merk W***n,” timpal akun @ik***.

Kesan bahwa seluruh hidangan di restoran ini halal terbentuk karena identitas restoran sebagai penyaji ayam goreng kampung khas Jawa. 

Sorotan tajam pun muncul terhadap kurangnya transparansi pihak restoran, mendorong desakan agar ada penjelasan resmi.

Keterangan Resmi dari Pihak Restoran

Dalam keterangannya, manajemen Ayam Goreng Widuran menyampaikan permintaan maaf kepada publik. 

Baca Juga:  Bikin Geger! Bola Api yang Diduga Meteor Jatuh di Cirebon, Ini Kata BMKG dan BRIN

Mereka mengakui keresahan yang timbul dan menegaskan bahwa keterangan “NON-HALAL” kini telah dicantumkan secara jelas di semua outlet dan media sosial resmi. 

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang beredar di media sosial belakangan ini. Kami memahami bahwa hal ini menimbulkan keresahan dalam masyarakat,” jelas pernyataan resmi Manajemen Ayam Goreng Widuran di Instagram, dikutip MPN Indonesia pada Senin (26/5).

Ke depannya, pihak restoran pun mengakui akan memperbaiki dan membenahi semua permasalahan tersebut dengan itikad baik.

(AKM/NID/RAD)

 

 

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending