Connect with us

Berita

Kepala BGN Cerita Tinggi Anaknya 185 cm Berkat Minum Susu 2 Liter Sehari

Kepala BGN ungkap anaknya tumbuh tinggi berkat konsumsi dua liter susu per hari. Ia tekankan pentingnya gizi seimbang untuk generasi Indonesia Emas 2045.

Logompn

Published

on

Kepala bgn cerita tinggi anaknya 185 cm berkat minum susu 2 liter sehari
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dalam Acara di Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, Senin (26/5). Gambar : Tangkapan Layar YouTube/Syaichona TV

MPN Indonesia 28 Mei 2025 - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, membagikan pengalaman pribadi tentang pertumbuhan fisik kedua anaknya yang memiliki tinggi badan mencolok, masing-masing 181 cm dan 185 cm.

Menurutnya, hal ini merupakan hasil dari kebiasaan mengonsumsi susu secara rutin sejak usia dini.

Pernyataan ini disampaikan Dadan saat menghadiri acara di Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, yang juga disiarkan secara virtual, Senin (26/5).

Dua Liter Susu per Hari Sejak Dini

Dadan mengungkapkan, keberhasilan tersebut berkat inisiatif sang istri yang mewajibkan anak-anak mereka minum susu setiap hari hingga duduk di bangku SMA kelas dua.

Bahkan, selama masa pertumbuhan, kedua anaknya rutin mengonsumsi hingga dua liter susu per hari.

“Ini sudah terbukti di rumah. Anak saya, dua orang laki-laki, yang pertama tinggi 181, yang kedua tinggi 185,” ujar Dadan Hindayana, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Syaichona TV, Rabu (28/5).

Ia menambahkan, “Bahkan saat masa pertumbuhan, anak saya minum susu dua liter per hari, jadi tulangnya besar-besar.”

Menurut Dadan, kebiasaan memenuhi kebutuhan gizi, termasuk konsumsi susu secara rutin, merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan fisik anak secara optimal.

Gizi Seimbang untuk Generasi Indonesia Emas

Dalam kesempatan yang sama, Dadan menekankan pentingnya intervensi gizi sejak dini.

Ia memperkirakan, tanpa dukungan program gizi, tinggi rata-rata anak Indonesia hanya akan berkisar antara 160 hingga 165 cm.

“Saatnya kita intervensi dengan gizi seimbang. Kalau tidak diintervensi sekarang, saya perkirakan tinggi tubuh anak rata-rata hanya 160–165 cm. Tapi dengan makan bergizi, tubuhnya bisa minimal 185 cm,” jelasnya.

Baca Juga:  Soal Pemakzulan Bupati Sudewo, Sufmi Dasco: Kita Hormati Proses Itu

Ia menambahkan bahwa tinggi badan bukan hanya ditentukan oleh faktor genetik, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh kecukupan asupan gizi harian.

“Tinggi badan bukan cuma masalah genetik, tapi juga asupan gizi yang cukup dan seimbang,” tegasnya.

Program MBG Jadi Langkah Strategis Pemerintah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Program ini menyediakan makanan bergizi secara gratis di institusi pendidikan dan daerah yang membutuhkan.

“Ini sebabnya Bapak Presiden menyebut MBG sebagai program yang sangat strategis, karena menyasar kualitas SDM kita untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” pungkas Dadan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending