Politik
Nezar Patria Terpilih sebagai Komisaris Utama Indosat
Nezar Patria ditunjuk sebagai Komisaris Utama Indosat, mendukung transformasi perusahaan menjadi AI TechCo dan penguatan strategi teknologi berbasis AI.
MPN Indonesia 30 Mei 2025 - Nezar Patria resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Rabu, 28 Mei 2025.
Ia menggantikan posisi sebelumnya sebagai bagian dari penataan ulang susunan Dewan Komisaris.
Penunjukan ini dilakukan sebagai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kepemimpinan, menyambut transformasi Indosat menjadi perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI TechCo).
Nezar Patria saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamen Kominfo).
Dalam susunan baru tersebut, Nezar akan didampingi oleh jajaran komisaris lain, termasuk tokoh-tokoh strategis dari dalam dan luar negeri.
Perubahan ini mulai berlaku sejak penutupan RUPST hingga pelaksanaan RUPST berikutnya pada tahun 2026, dengan tetap membuka kemungkinan perubahan oleh pemegang saham.
Arah Baru Indosat Menuju Perusahaan AI TechCo
Dalam forum yang sama, Indosat menegaskan fokus perusahaan untuk mempercepat transformasi menjadi AI TechCo.
Langkah strategis termasuk penyesuaian izin usaha berdasarkan klasifikasi KBLI 2020, memungkinkan perusahaan memperluas cakupan layanan di sektor teknologi informasi dan komunikasi.
Kegiatan bisnis yang dikembangkan mencakup solusi berbasis AI, layanan konsultasi IoT, serta digitalisasi sektor kesehatan dan keuangan.
Indosat juga menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan teknologi AI-RAN secara komersial melalui kerja sama dengan Nokia dan NVIDIA.
Teknologi ini mendukung efisiensi jaringan 5G Cloud RAN serta penghematan konsumsi energi.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Indosat juga menggelar “Indonesia AI Day for Mining Industry” guna mempercepat adopsi kecerdasan buatan di sektor pertambangan.
Pembagian Dividen dan Keputusan RUPST Lainnya
Dalam RUPST 2025, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp2,7 triliun atau setara Rp83,3 per saham.
Kebijakan ini diambil berdasarkan kinerja perusahaan yang dinilai stabil pasca-merger pada awal 2022.
President Director dan CEO Indosat, Vikram Sinha, menyampaikan bahwa langkah ini mencerminkan kesehatan keuangan perusahaan dan komitmen terhadap para pemegang saham.
“Seiring dengan pertumbuhan kami menjadi AI TechCo, pembagian dividen ini menjadi bukti nyata neraca keuangan yang sehat serta komitmen memberikan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujar Vikram Sinha dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Indosat, Jumat (30/5).
Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui laporan keuangan tahun buku 2024, menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi untuk 2025, serta menunjuk Akuntan Publik untuk audit tahun buku berikutnya.
RUPST juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan dan laporan studi kelayakan untuk penambahan kegiatan usaha sesuai ketentuan OJK.
Susunan Lengkap Komisaris dan Direksi Indosat
Nezar Patria kini memimpin Dewan Komisaris sebagai Komisaris Utama. Ia didampingi dua Wakil Komisaris Utama, yakni Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo dan Fok Kin Ning, Canning. Selain itu, terdapat sembilan Komisaris dan enam Komisaris Independen lainnya.
Di jajaran direksi, Vikram Sinha kembali ditunjuk sebagai Direktur Utama bersama enam direktur lainnya: Lee Chi Hung, Muhammad Buldansyah, Irsyad Sahroni, Ahmad Zulfikar, Cheung Kwok Tung, dan Syed Bilal Kazmi. Struktur ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Agustus 2025 hingga RUPST tahun 2027.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
