Connect with us

Otomotif

Volkswagen Siap Tambah Investasi Besar di AS

Volkswagen siap tambah investasi besar di AS demi strategi pertumbuhan dan meredam dampak tarif impor 25% yang baru diberlakukan tahun ini.

Logompn

Published

on

Ceo volkswagen gelontorkan investasi masif di as
CEO Volkswagen Gelontorkan Investasi Masif di AS. Gambar : Reuters/Erol Dogrudogan

MPN Indonesia 1 Juni 2025 - CEO Volkswagen, Oliver Blume, mengungkapkan rencana perusahaan untuk menanamkan investasi besar di Amerika Serikat sebagai bagian dari strategi pertumbuhan sekaligus merespons kebijakan tarif impor yang baru diberlakukan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan surat kabar Jerman Sueddeutsche Zeitung yang terbit Jumat (30/5).

Oliver Blume menyebut bahwa pihaknya tengah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah AS.

“Sejauh ini, kami telah mengadakan diskusi yang benar-benar adil dan konstruktif,” ujar Oliver Blume, sebagaimana dikutip MPN Indonesia melalui laman Reuters, Jumat (30/5).

Ia juga mengatakan telah melakukan kunjungan langsung ke Washington, dan sejak itu komunikasi rutin terus berlangsung.

Fokus Dialog dengan Pemerintah AS

Volkswagen diketahui berkomunikasi langsung dengan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick.

Blume menyebut bahwa langkah investasi yang direncanakan perusahaan menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

“Volkswagen Group ingin berinvestasi lebih lanjut di AS. Kami memiliki strategi pertumbuhan,” tegas Oliver Blume, saat ditanya apakah ada tawaran khusus dari perusahaan untuk merespons tarif impor sebesar 25% yang mulai berlaku tahun ini.

Jejak Investasi dan Kekuatan Pasar di AS

Saat ini Volkswagen telah mempekerjakan lebih dari 20.000 orang secara langsung dan lebih dari 55.000 orang secara tidak langsung di Amerika Serikat.

Perusahaan juga telah berinvestasi sebesar US$5,8 miliar pada Rivian, produsen kendaraan listrik asal AS.

“Kami akan membangun lebih lanjut dengan investasi besar berikutnya,” ucap Blume.

Ia berharap langkah ini dapat menjadi pertimbangan dalam peninjauan ulang kebijakan tarif oleh otoritas AS.

Baca Juga:  Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Alot, Ini Hal yang jadi Ganjalan Negosiasi

Harapan Akan Kesepakatan Dagang Baru

Blume juga menyampaikan harapannya agar pemerintah AS dan Uni Eropa dapat mencapai kesepakatan dagang yang saling menguntungkan.

Saat diminta tanggapan terkait pernyataan CEO BMW, Oliver Zipse, yang optimistis tarif impor bisa turun mulai Juli, Blume menanggapi hati-hati.

“Tentu saja saya juga ingin hal itu terjadi dengan cepat. Tetapi semuanya tergantung pada banyak faktor dan saya tidak bisa menjanjikan apa pun,” ungkap Oliver Zipse. 

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending