Connect with us

Politik

Prabowo: RI Cinta Damai, tapi kalo Perang Lebih Baik Mati daripada Dijajah Kembali

Prabowo mengatakan meski RI merupakan negara yang cinta damai, namun tak ragu berperang jika kedaulatan terancam.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 13t095214.232
Prabowo Subianto sat buka pameran pertahanan Indo Deence 2025, Rabu (11/6) | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 13 Juni 2025 - Prabowo Subianto mengatakan bahwa meskipun Indonesia merupakan negara yang mencintai perdamaian, bangsa ini tidak akan ragu untuk berperang jika kedaulatan nasional terancam.

Penegasan ini disampaikan Prabowo saat membuka Indo Defence 2025 Expo & Forum di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (11/6).

“Saya tegaskan bagi kita, perang itu adalah yang terakhir. Kita perang hanya kalau terpaksa. Tapi kalau terpaksa, kita punya ajaran daripada nenek moyang kita. Lebih baik kita mati, daripada dijajah kembali,” kata Prabowo.

Prabowo Tegaskan RI Cinta Kemerdekaan

Menurut Prabowo, sejarah telah menunjukkan bangsa yang tidak menjaga pertahanannya berisiko kehilangan kemerdekaan.

Oleh sebab itu, ia menegaskan pentingnya kekuatan pertahanan bangsa Indonesia.

“Keselamatan suatu bangsa harus dijamin oleh pertahanan suatu bangsa. Tidak ada bangsa yang waras yang menghendaki perang,” kata Prabowo.

“Tapi sejarah manusia mengajarkan bahwa suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas, biasanya kemerdekaannya dirampas, biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak,” imbuhnya.

Tak Berambisi jadi Kekuatan Militer Global

Prabowo menekankan bahwa cinta damai bukan berarti lemah dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Bangsa Indonesia dari awal mengatakan bahwa bangsa Indonesia cinta damai. Tapi bangsa Indonesia lebih cinta kemerdekaan,” tegasnya.

Ia pun menekankan bahwa Indonesia tidak memiliki ambisi menjadi kekuatan militer global. Dalam konteks kebijakan luar negeri, Indonesia tetap memilih jalur nonblok dan netralitas.

“Kita ingin menjadi tetangga yang baik dengan semua tetangga kita, tetangga langsung, menengah, dan bahkan tetangga dari jauh,” jelasnya.

Baca Juga:  Minta Pembangunan Dipercepat, Prabowo Koreksi Desain dan Fungsi IKN

(AKM/NID/RAD)

Trending