Connect with us

Viral

Dr Zakir Naik Batal ke Indonesia, Dugaan Penipuan jadi Penyebabnya

Dr Zakir Naik batal mengunjungi Indonesia untuk melaksanakan tur kuliah.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 18t115604.478
Dr Zakir Naik Batal ke Indonesia, Dugaan Penipuan jadi Penyebabnya | Gambar: Ig/@hannykristianto_id

MPN Indonesia 18 Juni 2025 - Dr Zakir Naik batal mengunjungi Indonesia untuk melaksanakan tur kuliah yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni lalu.

Tokoh dan figur publik yang dikenal sebagai pendakwah Islam internasional ini awalnya akan mengunjungi empat kota besar, yaitu Surabaya, Malang, Solo, dan Bogor.

Namun, agenda tersebut dibatalkan menyusul adanya dugaan penipuan oleh pihak penyelenggara acara.

Informasi pembatalan ini disampaikan melalui akun Instagram Hanny Kristianto, @hannykristianto_id, selaku pengelola yayasan Dr Zakir Naik (DZN) Indonesia yang terlibat dalam persiapan acara.

“Dengan berat hati, menimbang manfaat dan mudharat, kami sepakat acara @dznindonesia DIBATALKAN,” tulis @hannykristianto_id pada Kamis (12/6).

Alasan utama pembatalan diduga kuat terkait kasus penipuan yang melibatkan pihak penyelenggara lokal, termasuk seorang bernama Annang Sadinu.

“Saya, Dr Zakir Naik, banyak ulama, tokoh-tokoh masyarakat, umat muslim telah ditipu oleh @anangsadinu anak buah Pendeta KPA Nicholas (Koperasi Bahana Lintas Nusantara) suami @praba_raps,” kata Hanny Kristianto.

Dugaan Penipuan

Kronologi peristiwa tersebut diuraikan oleh Hanny. Ia menjelaskan bahwa Annang Sadinu dan tim yang tergabung dalam Askars awalnya mengajukan diri sebagai penyelenggara acara Dr Zakir Naik.

Mereka menawarkan untuk menanggung seluruh biaya kegiatan dengan estimasi hingga Rp16 miliar serta mengklaim telah bekerja sama dengan salah satu stasiun televisi swasta untuk penayangan acara secara eksklusif.

Namun, setelah kesepakatan terjalin dan persiapan berlangsung, mulai terungkap dugaan penipuan dari pihak Annang dan timnya.

Beberapa indikasi penipuan yang dilaporkan termasuk pemalsuan izin tempat penyelenggaraan serta ketidakmampuan untuk membayar berbagai kebutuhan operasional acara.

Laporan Polisi

Menanggapi kondisi tersebut, Hanny Kristianto mengambil langkah hukum dengan melaporkan Annang Sadinu dan tim ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan.

Baca Juga:  Dari Polisi hingga Hakim, Berikut Profil Lengkap Pimpinan Baru KPK

Hanny Kristianto pun mengatakan akan mengembalikan semua uang donasi dan infaq yang telah masuk ke rekening yayasan DZN Indonesia.

“Karena acara ini dibatalkan, maka seluruh uang donasi dan infaq yang sudah masuk ke rekening Yayasan @dznindonesia kami kembalikan 100%,” kata Hanny.

Selain itu, biaya dan tagihan yang belum terbayarkan yang diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar juga akan dikembalikan secara bertahap.

MPN Indonesia telah menghubungi Hanny Kristianto untuk meminta konfirmasi langsung. Namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban dari pihak terkait.

(AKM/NID/RAD)

Trending