Politik
Politikus NasDem Satori Irit Bicara usai Diperiksa KPK soal Korupsi Dana CSR BI
Anggota DPR Fraksi Nasdem, Satori, irit bicara usai diperiksa KPK terkait dugaan korupsi penyaluran dana CSR BI.
MPN Indonesia 19 Juni 2025 - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Partai Nasdem, Satori, memilih irit bicara usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) atau Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).
Pemeriksaan berlangsung selama sekitar 4,5 jam pada Rabu (18/6) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Satori Irit Bicara
Berdasarkan pantauan MPN Indonesia di lokasi, Satori keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 14.21 WIB setelah diperiksa sejak pukul 09.45 WIB.
Saat dimintai keterangan oleh wartawan, ia hanya memberikan jawaban singkat.
“Hanya keterangan tambahan saja,” ujar Satori di Gedung Merah Putih KPK.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai materi pemeriksaannya, Satori enggan menjelaskan.
“Sudah saya jelaskan masih yang lama,” katanya.
Selain Satori, tim penyidik juga memanggil 4 orang saksi lainnya, yakni Nita Ariesta Moelhegi selaku Grup Relasi Lembaga Publik dan Pengelolaan Program Sosial, Puji Widodo selaku Kepala Divisi Relasi Lembaga Publik 2 BI, Pribadi Santoso selaku Kepala Departemen Keuangan BI, dan Heri Gunawan selaku anggota DPR dari Partai Gerindra.
Penggeledahan Terkait Kasus Dana CSR BI
Dalam pengembangan kasus korupsi dana CSR BI, tim penyidik KPK telah melakukan rangkaian pemeriksaan dan penggeledahan sejak akhir 2024.
Salah satu lokasi penggeledahan adalah kantor Bank Indonesia pada Senin 16 Desember 2024, termasuk ruang kerja Gubernur BI Perry Warjiyo.
Kemudian pada Kamis 19 Desember 2024, penggeledahan paksa dilakukan di salah satu ruangan direktorat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dari dua lokasi tersebut, KPK mengamankan berbagai barang bukti elektronik serta dokumen yang diduga berkaitan langsung dengan penyalahgunaan dana CSR.
Selain itu, pada 5–6 Februari 2025, tim penyidik menggeledah rumah anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan, di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Dari lokasi tersebut, disita sejumlah barang bukti elektronik seperti handphone, serta dokumen dan catatan yang relevan dengan penyidikan.
Riwayat Pemeriksaan Satori dan Heri Gunawan
Sebelum pemeriksaan terbaru ini, Satori telah dipanggil oleh KPK sebanyak tiga kali sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi dana CSR.
Pemeriksaan terdahulu dilakukan pada Jumat 27 Desember 2024, Selasa 18 Februari 2025, dan Senin 21 April 2025.
Di sisi lain, Heri Gunawan dari Partai Gerindra juga telah menjalani pemeriksaan pada Jumat 27 Desember 2024 sebagai saksi.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
