Connect with us

Otomotif

Chery Uji Ketahanan Baterai Tiggo 8 CSH di Air Laut selama 53 Jam

Baterai Cherry Tiggo 8 CSH lulus uji rendam air laut selama 53 jam 51 menit tanpa kerusakan.

Logompn

Published

on

Chery uji ketahanan baterai tiggo 8 csh di air laut selama 53 jam
Uji ketahanan Baterai Tiggo 8 CSH. Gambar: Instagram/@cherymotorindonesia

MPN Indonesia 21 Juni 2025 - PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengumumkan hasil pengujian ekstrem terhadap baterai mobil hybrid Cherry Tiggo 8 CSH.

Dalam pengujian yang berlangsung sejak 17 hingga 19 Juni 2025, dua unit baterai direndam dalam air laut selama 53 jam 51 menit di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Tujuan uji coba ini adalah untuk membuktikan daya tahan baterai terhadap lingkungan korosif ekstrem yang dapat memicu bahaya keselamatan seperti korsleting, kebocoran, dan bahkan kebakaran.

Meski awalnya direncanakan hanya selama 48 jam, uji rendam diperpanjang menjadi lebih dari 50 jam. Country Director PT CSI, Zeng Shuo, mengaku gugup terhadap keputusan ini.

“Jadi saya agak gugup karena tim saya baru menyelesaikan pengujian ini. Mereka menambahkan target waktu, dari sebelumnya 48 jam menjadi lebih dari 50 jam,” ujarnya pada, di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 pada Kamis (19/6).

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang berubah-ubah serta sifat air laut yang kompleks membuat pengujian ini sangat ekstrem.

Setelah 53 jam perendaman, satu unit baterai langsung dipasang kembali ke kendaraan plug-in hybrid Cherry Tiggo 8 CSH.

Sementara satu, unit lainnya dibongkar untuk inspeksi struktur internal. Proses pengeringan dan pemasangan dilakukan oleh tim teknisi Chery.

Hasilnya menunjukkan bahwa kendaraan tetap dapat dioperasikan normal.

“Jadi hasilnya, semuanya masih berfungsi dengan baik. Nggak ada malfunction, nggak ada error. Dan kita sudah tes mobilnya, kita putarin tadi, Pak Zheng Suo yang nyetir. Hasilnya, semuanya smooth. Sukses,” kata Direktur Pemasaran PT CSI, Budi Darmawan.

Pengujian Ekstrem Validasi Kinerja Mobil Listrik

Pengujian baterai Cherry Tiggo 8 CSH ini tidak hanya dilakukan secara terbuka, tetapi juga telah melalui tahap uji coba sebelumnya di laboratorium.

Baca Juga:  BYD Seagull Hadir di Indonesia dengan Nama Atto 1, Ini Detail Spesifikasinya

Dalam uji laboratorium tersebut, baterai terbukti mampu bertahan selama 72 jam dalam kondisi rendaman.

“Sebelum melakukan tindakan ini di depan publik, kami sudah mengujinya di laboratorium. Baterai kuat direndam selama 72 jam. Jadi, kami percaya diri dengan pembuktian di depan pers kali ini,” ungkap Budi.

Setelah direndam, teknisi Chery melakukan pemeriksaan menggunakan alat pengukur dan menyimpulkan bahwa tidak terdapat dampak signifikan terhadap baterai.

“Kalau dari hasil tes, tadi juga kita bawa alat ukurnya, teknisi kita menyatakan seluruhnya (baterai yang telah direndam) berjalan normal, tidak ada dampak signifikan,” tambah Budi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan inovatif yang dikembangkan oleh Chery, yaitu kombinasi antara seawater immersion dan evaluasi mengemudi di dunia nyata.

Uji rendam ini melengkapi serangkaian pengujian ekstrem yang telah dilakukan sebelumnya di China, termasuk spiral rollovers, dual-vehicle collisions, dan uji tekanan tumpukan tujuh mobil.

Semua ini bertujuan untuk membuktikan bahwa baterai kendaraan hybrid seperti Cherry Tiggo 8 CSH mampu menghadapi tantangan berat dalam berbagai skenario ekstrem, memperkuat posisi Chery di pasar mobil listrik global.

(AKM/NID/RAD)

Trending