Connect with us

Viral

Dituding Telantarkan Juliana Marins, Ali Musthofa: Saya yang Pertama Kali Turun

Ali Musthofa bantah tuduhan menelantarkan Juliana Marins. Ia akui sebagai orang pertama yang turun untuk menolong korban di lereng Rinjani.

Logompn

Published

on

Dituding telantarkan juliana marins, ali musthofa saya yang pertama kali turun
Ali Musthofa, pemandu pendakian Gunung Rinjani dalam Podcast di Kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

Nusa Tenggara Barat, MPN Indonesia 9 Juli 2025 - Ali Musthofa, pemandu pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, membantah tuduhan yang menyebut dirinya menelantarkan Juliana Marins, turis asal Brasil yang jatuh ke lereng kawah Rinjani pada Sabtu (21/6).

Dalam wawancara bersama kanal YouTube Denny Sumargo pada Selasa (8/7), Ali menegaskan bahwa dirinya adalah orang pertama yang turun ke lokasi kejadian untuk menolong Juliana.

“Itu yang pertama kali saya yang turun di sana,” ujar Ali Musthofa dalam podcast tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (9/7).

Ia mengatakan telah melaporkan insiden tersebut melalui radio ke perusahaan tempatnya bekerja sebelum turun menggunakan tali.

Namun, tali yang tersedia tidak cukup panjang untuk menjangkau posisi korban yang berada sekitar 200 meter di bawah.

Upaya Pertolongan Terkendala Alat dan Medan

Setelah upaya pertama gagal, Ali berjalan dua jam ke shelter Pelawangan Sembalun untuk mencari tali tambahan.

Karena tidak menemukan, ia kembali ke lokasi kecelakaan dan menunggu bantuan.

Bantuan pertama datang sekitar pukul 14.00 WITA berupa porter dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang membawa tali. Namun, tidak ada satu pun dari mereka yang berani turun ke tebing.

Ali akhirnya kembali mencoba turun sendiri demi menyelamatkan Juliana, meskipun tidak memiliki pengalaman turun tebing. 

“Nggak pernah sama sekali (punya pengalaman turun tebing), naik pohon saja saya ngga berani,” katanya.

Sekitar pukul 19.00 WITA, tim SAR gabungan tiba di lokasi. Namun, evakuasi baru bisa dilakukan keesokan harinya karena kondisi kabut tebal dan medan yang sulit.

Baca Juga:  Desa Adat Sade di Lombok Terbakar, Ratusan Rumah Tradisional Ludes

Rekaman Kronologi Lengkap di Kanal Denny Sumargo

Dalam wawancara berdurasi 51 menit itu, Ali menguraikan secara lengkap kronologi dari awal pendakian hingga proses evakuasi.

Pernyataannya disampaikan untuk membantah tuduhan dari keluarga Juliana dan sejumlah pihak di Brasil yang menudingnya meninggalkan korban tanpa bantuan.

Dukungan Netizen dan Dampak Terhadap Ali Musthofa

Wawancara Ali menuai perhatian publik. Sebagian besar komentar menunjukkan simpati dan dukungan terhadap Ali.

Akun @DWV99-scatter***** menulis, “Ali bukan hanya guide, tapi pejuang yang bertaruh nyawa demi tamunya.”

Sedangkan @sriruswati**** menyampaikan, “Ali masih umur 20 loh tapi mentalnya LUAR BIASA… tetap semangat Ali, ini semua bukan sepenuhnya salahmu.”

Namun, muncul kabar bahwa Ali telah diblacklist oleh Balai TNGR sebagai pemandu. Warganet pun menyuarakan pembelaan.

“Beliau bukan koruptor, kenapa harus dikriminal, di-blacklist,” tulis akun @nitahabibah****.

Ali Sampaikan Permintaan Maaf

Ali Musthofa menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga Juliana Marins dan masyarakat Indonesia.

Ia juga menyatakan kesiapannya menghadapi konsekuensi hukum atas insiden tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Trending