Connect with us

Politik

Prabowo Buka Peluang Nego Langsung ke Trump soal Tarif Impor

Prabowo Subianto berpeluang menjalin pertemuan dengan Donald Trump untuk membahas penurunan tarif impor terhadap produk Indonesia.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 12t102733.389
Prabowo Buka Peluang Nego Langsung ke Trump soal Tarif Impor | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 12 Juli 2025 - Prabowo Subianto berpeluang menjalin pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai langkah diplomatik untuk membahas penurunan tarif impor yang dikenakan terhadap produk Indonesia.

Langkah ini menjadi respons atas kebijakan tarif Trump berupa tarif resiprokal sebesar 32 persen yang diberlakukan AS terhadap Indonesia.

“Ada [kemungkinan Prabowo menemui Trump], tapi saya belum bisa memastikan kapan [pertemuan Prabowo-Trump],” ujar Prasetyo kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (11/7).

Ia menambahkan bahwa meski jadwal pertemuan tersebut belum ditentukan, niat Prabowo untuk melakukan lobi langsung dengan Trump sudah ada.

“Belum diatur jadwalnya. Sebagai sebuah upaya tentu ada,” imbuhnya.

Belum Ada Agenda Temui Trump

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan bahwa dalam rangkaian kunjungan luar negeri saat ini, Prabowo tidak dijadwalkan bertemu Trump.

Dari Brasil, Prabowo akan melanjutkan kunjungannya ke Belgia, kemudian menghadiri perayaan Hari Revolusi Prancis pada 14 Juli.

“Kalau dalam perjalanan ini, rasanya belum [bakal menemui Trump], karena Pak Prabowo akan kembali setelah dari Prancis. Sekarang di Brussel [Belgia], terus ke Prancis. Kemudian akan kembali ke Tanah Air dulu. Setelah itu, saya belum tahu,” ujarnya di Kantor Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Jumat (11/7).

Ancaman Trump

Sebelumnya, Donald Trump, dalam pernyataan terbaru yang diunggah di platform Truth Social, mengumumkan ancaman tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap negara-negara yang mendukung kebijakan kelompok BRICS, yang ia sebut sebagai “anti-Amerika”.

“Tidak akan ada pengecualian untuk kebijakan ini,” tulis Trump pada Minggu (6/7).

Baca Juga:  Fahri Hamzah Fokus Wujudkan Target 3 Juta Rumah yang Diusung Prabowo

Pernyataan tersebut dirilis bertepatan dengan pertemuan puncak tahunan negara-negara BRICS yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil.

(AKM/NID/RAD)

Trending