Otomotif
Inilah Alasan Kenapa Mobil Matic Tidak Boleh Sering Pindah ke N saat Berhenti
Kebiasaan memindahkan tuas transmisi ke posisi netral (N) saat berhenti ternyata dapat menimbulkan kerusakan serius pada sistem transmisi kendaraan.
MPN Indonesia 13 Juli 2025 - Pengendara mobil matic kerap kali memindahkan tuas transmisi ke posisi netral (N) saat berhenti, seperti di lampu merah. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat menimbulkan kerusakan serius pada sistem transmisi kendaraan.
Dalam praktiknya, sejumlah pengguna menaikkan putaran mesin (RPM) saat tuas berada di posisi N, lalu secara mendadak memindahkannya ke posisi D untuk melaju lebih cepat.
Tindakan ini dapat menyebabkan tekanan mendadak pada komponen transmisi yang tidak dirancang untuk menahannya.
Kebiasaan memindahkan tuas dari N ke D dalam kondisi RPM tinggi dapat memperpendek usia transmisi.
Laman resmi Top 1, menyebut, transmisi tidak dirancang untuk menahan tekanan mendadak dan jika dilakukan terus-menerus, umur transmisi akan lebih pendek.
Selain kebiasaan memindahkan transmisi ke posisi N saat berhenti, terdapat beberapa kebiasaan lain yang juga berisiko merusak transmisi mobil matic, antara lain:
1. Penggunaan Gigi L yang Tidak Tepat
Gigi L pada mobil matic hanya digunakan saat mengahadapi kondisi ekstrem seperti tanjakan atau turunan curam. Menggunakannya di jalan datar dapat menimbulkan kerusakan.
“Menggunakan gigi L sembarangan pada jalan datar atau situasi yang tidak memerlukannya bisa menyebabkan kerusakan pada transmisi,” tulis Top 1 dalam situsnya, dikutip MPN Indonesia, Sabtu (12/7).
2. Mengemudi Terlalu Agresif dengan Mode Triptonic Atau Paddle Shift
Penggantian gigi yang terlalu kasar saat menggunakan mode ini bisa mempercepat kehausan kampas kopling sehingga umur transmisi matic akan lebih pendek.
3. Menahan Rem di Posisi D Terlalu Lama
Ketika berhenti di lampu merah dan tetap berada di posisi D sambil menekan rem, transmisi akan terus bekerja dan berisiko mengalami panas berlebih. Untuk mencegah hal ini, disarankan memindahkan tuas ke posisi N dalam kondisi berhenti lama.
4. Terlambat Mengganti Oli Transmisi
Oli transmisi yang kotor atau habis menyebabkan gesekan antar komponen meningkat, yang berujung pada kerusakan sistem transmisi.
5. Kesalahan saat Menderek Mobil
Saat menderek mobil matic, penting untuk memastikan roda penggerak diangkat. Jika tidak memungkinkan, kecepatan derek tidak boleh melebihi 40 km/jam. Kesalahan dalam proses derek dapat menyebabkan kerusakan serius pada sistem transmisi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
