Internasional
Iran dan Tiga Negara Eropa Gelar Perundingan Nuklir di Istanbul
Iran bersama dengan Prancis, Inggris, dan Jerman (E3) menggelar perundingan nuklir di Istanbul pada Jumat (25/7).
MPN Indonesia 27 Juli 2025 - Perundingan nuklir antara Iran dan tiga negara Eropa, yakni Prancis, Inggris, dan Jerman (E3), resmi dimulai di Istanbul, Turkiye, pada Jumat pagi (25/7).
Ketiga negara tersebut dikenal sebagai aktor utama dalam dialog nuklir Iran bersama Amerika Serikat dan negara-negara lainnya mengenai isu nuklir dan pencabutan sanksi internasional.
Delegasi Iran dalam perundingan tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik, Majid Takht-Ravanchi, serta Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi.
Mereka mewakili posisi resmi Iran dalam diskusi yang berlangsung sejak pagi hari waktu setempat. Diketahui, putaran terakhir sebelum pertemuan kali ini berlangsung di Istanbul pada pertengahan Mei.
Keterlibatan langsung pejabat tinggi Iran dalam perundingan ini mencerminkan pentingnya pertemuan tersebut bagi politik luar negeri Iran.
Iran Pantang Nyerah Nego Soal Pencabutan Sanksi
Dilansir dari Xinhua News, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa forum ini merupakan kesempatan bagi negara-negara Eropa untuk mengoreksi pendekatan mereka terhadap Iran dan menguji sikap mereka terhadap program nuklir Iran.
Menurut Baghaei dalam konferensi pers mingguan sebelumnya, Iran akan terus berupaya mendorong pencabutan sanksi sebagai bagian dari tuntutan utama dalam perundingan ini.
Ia menyatakan bahwa pembahasan tetap akan berlandaskan pada prinsip program nuklir damai yang dijalankan oleh pemerintah Iran.
Perundingan ini merupakan kelanjutan dari enam putaran dialog yang telah dilaksanakan sejak September tahun lalu antara Iran dan negara-negara Eropa yang tergabung dalam E3.
Seluruh pertemuan membahas isu-isu kunci seperti keberlanjutan program nuklir Iran dan upaya penghapusan sanksi yang dijatuhkan kepada negara tersebut.
Dialog ini menunjukkan kesinambungan upaya diplomatik yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait untuk mencari titik temu dalam isu nuklir yang telah lama menjadi sorotan internasional.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
