Connect with us

Politik

Pemerintah akan Launching 25 Ribu Rumah Subsidi September Mendatang

Prabowo Subianto panggil Menteri PKP buat bahas peluncuran program rumah subsidi pada September 2025.

Logompn

Published

on

Pemerintah akan launching 25 ribu rumah subsidi september mendatang
Pemerintah akan Launching 25 Ribu Rumah Subsidi September Mendatang | Gambar: Instagram/@maruararsirait

MPN Indonesia 31 Juli 2025 - Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program rumah subsidi secara masif pada September 2025.

Program ini menjadi salah satu agenda strategis yang dibahas dalam pertemuan antara Prabowo dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/7).

Dalam keterangan tertulis di laman resmi Presiden RI, Maruarar Sirait menyatakan bahwa peluncuran perdana akan dilakukan secara serentak di berbagai kota dengan target awal minimal 25 ribu unit rumah subsidi.

“Yang pertama tadi saya laporkan bahwa kami membuat acara di bulan September, yaitu acara launching rumah subsidi. Rencananya secara masif di bulan September,” ujar Maruarar dikutip MPN Indonesia pada Kamis (31/7).

Program ini merupakan bagian dari peningkatan kuota subsidi pemerintah untuk rumah rakyat, dari 200 ribu unit menjadi 350 ribu unit pada tahun ini.

“Karena rumah subsidi ini pertama kali kuotanya meningkat. Biasanya sekitar 200 ribuan, tahun ini ada 350 ribu,” ungkap Maruarar.

Sasaran dan Alokasi Rumah Subsidi

Dalam penjelasan lebih lanjut, Menteri PKP menyatakan bahwa pemerintah menetapkan alokasi rumah subsidi untuk berbagai kelompok profesi dan masyarakat, sebagai berikut:

  • Petani: 20.000 unit
  • Nelayan: 20.000 unit
  • Buruh: 20.000 unit
  • Guru: 20.000 unit
  • Supir: 8.000 unit
  • Pekerja media: 3.000 unit

Skema KUR Perumahan Perdana di Indonesia

Selain rumah subsidi, pemerintah tengah menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus perumahan. Ini merupakan kali pertama Indonesia meluncurkan KUR untuk sektor perumahan.

Skema ini akan mendukung sektor suplai, termasuk pengembang dan kontraktor perumahan. KUR perumahan ini juga diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata melalui pembangunan homestay yang melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah di daerah wisata.

Baca Juga:  Jadi Tersangka Pemerasan Rp3 Miliar, Immanuel Ebenezer Berharap Dibebaskan Prabowo

“Saya melaporkan persiapan KUR perumahan, karena pertama kali di Indonesia ada Kredit Usaha Rakyat untuk perumahan. Baru pertama kali Presiden Prabowo, dukungan dari Danantara, dari BUMN, dikoordinir oleh Bapak Menko Perekonomian, Pak Airlangga, dan Ibu Sri Mulyani,” kata Maruarar.

(AKM/NID/RAD)

Trending