Connect with us

Selebriti

Najwa Shihab Hampir Tak Hadiri Pernikahan Luna Maya Karena Undangan Dikira Penipuan

Najwa Shihab hampir absen dari pernikahan Luna Maya-Maxime Bouttier di Jakarta karena mengira undangan yang ia terima lewat pesan singkat adalah penipuan.

Logompn

Published

on

Najwa shihab hampir tak hadiri pernikahan luna maya karena undangan dikira penipuan
Kolase Foto Luna Maya dan Najwa Shihab. Gambarr : Kolase Instagram/@najwashihab/@lunamaya

MPN Indonesia 13 Agustus 2025 - Najwa Shihab mengaku hampir tidak menghadiri pernikahan artis Luna Maya dan Maxime Bouttier di Jakarta karena menduga undangan yang ia terima melalui pesan singkat adalah modus penipuan.

Undangan itu dikirim dari nomor tak dikenal dan berisi tautan, sehingga membuatnya ragu untuk membuka.

Terlebih, pernikahan Luna dan Maxime sebelumnya sudah digelar di Bali.

“Saya mikir juga ‘Luna kan udah nikah di Bali’, karena dari nomor nggak dikenal dan ada link-nya, nggak aku gubris,” ujar Najwa Shihab saat menghadiri konferensi SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam) yang digelar oleh Indosat di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (10/8).

Luna Maya Hubungi Langsung untuk Pastikan

Kebenaran undangan tersebut baru diketahui setelah Luna Maya menghubungi Najwa secara langsung.

“Sampai akhirnya Luna (chat) ‘Mbak Najwa udah nerima belum undangan?’, ternyata bener,” lanjut Najwa.

Pengalaman Najwa Menghadapi Penipuan Digital

Dalam konferensi SATSPAM, Najwa juga mengungkapkan bahwa ia sudah beberapa kali menjadi target penipuan digital, baik melalui pesan singkat maupun panggilan telepon.

Hal ini membuatnya semakin berhati-hati terhadap pesan dari nomor yang tidak dikenal, apalagi yang memuat tautan mencurigakan.

Najwa menyebut situasi ini sebagai ironi karena tingginya kasus spam dan penipuan membuat masyarakat saling curiga, bahkan terhadap teman sendiri.

“Itu contoh lucu sekaligus sedih saking kita udah terbiasa hidup dengan diterpa modus beragam, kita penuh curiga. Teman sendiri ngundang kawinan, kita pikir itu scam dan spam,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keamanan digital adalah hak dasar setiap pengguna teknologi.

Baca Juga:  Ratusan Calon Jemaah Umrah Laporkan Pemilik Travel atas Dugaan Penipuan

“Saya pikir ini jadi persoalan yang sangat serius karena keamanan itu jangan harus jadi kemewahan, itu hak dasar kita sebagai pengguna,” tutup Najwa.

(ELG/NID/RAD)

Trending