Connect with us

Viral

Anggota Densus 88 Diduga Diculik atas Perintah Seorang Pengusaha di Jakarta

Seorang anggota Densus 88 Antiteror Polri, Briptu F, diduga menjadi korban penculikan yang diperintahkan oleh seorang pengusaha berinisial FYH di Jakarta.

Logompn

Published

on

Anggota densus 88 diduga diculik atas perintah seorang pengusaha di jakarta
Anggota Densus 88 Diduga Diculik atas Perintah Seorang Pengusaha di Jakarta | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 13 Agustus 2025 - Seorang anggota Detasemen Khusus Densus 88 Antiteror Polri, Briptu F, diduga menjadi korban penculikan yang diperintahkan oleh seorang pengusaha berinisial FYH di Jakarta.

Peristiwa ini telah resmi naik ke tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya pada Senin (28/7) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta mengonfirmasi telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait kasus kriminal tersebut pada Rabu (30/7).

Plt Kepala Kejati DKI, Rans Fismy, membenarkan penerimaan SPDP tersebut. Ia menyatakan bahwa kasus ini dilaporkan oleh seseorang berinisial EA, sementara pihak yang dilaporkan adalah seorang pengusaha berinisial FYH.

“Sudah (diterima SPDP). SPDP-nya tanggal 28 Juli, diterima tanggal 30 (Juli),” ujar Rans Fismy saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (12/8).

Kronologi Dugaan Penculikan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso dalam rilisnya menyatakan bahwa Briptu F sedang menjalankan tugas pembuntutan saat peristiwa penculikan terjadi pada 25 Juli 2025.

Dalam pernyataannya, IPW menyatakan dukungannya terhadap upaya penyelidikan dan penyidikan oleh Polda Metro Jaya, serta mendesak penangkapan terhadap FYH yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Indonesia Police Watch (IPW) mengecam penganiayaan dan mengekang kebebasan seorang anggota Densus 88 Polri Briptu F tanpa kewenangan dan dilakukan secara sewenang-wenang hanya atas permintaan seorang warga sipil FYH,” kata Sugeng pada Selasa (12/8).

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Kini Diciduk Polisi, Onad Ternyata Dulu Pernah pakai Narkoba dan Berhenti karena Takut Ditangkap

Trending