Connect with us

Berita

KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK bekerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama yang telah naik ke tahap penyidikan.

Logompn

Published

on

Kpk gandeng ppatk telusuri aliran dana kasus dugaan korupsi kuota haji
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 Agustus 2025 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama yang telah naik ke tahap penyidikan.

Pemeriksaan ini mencakup pendalaman dugaan aliran dana ke rekening tidak resmi serta pembagian fee kepada sejumlah pejabat di lingkungan kementerian tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua KPK, Setyo Budiyanto, usai memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu (17/8).

Aliran Dana Ratusan Juta ke Pejabat Kemenag

Hasil penelusuran awal menunjukkan adanya pembagian fee senilai ratusan juta rupiah kepada sejumlah oknum pejabat di Kementerian Agama.

Selain itu, penyidik KPK telah melakukan beberapa tindakan lanjutan, termasuk penggeledahan di kantor Kementerian Agama serta kediaman mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Dari penggeledahan ini ditemukan sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, serta barang-barang lain yang diduga berkaitan dengan perkara.

Bakal Panggil Yaqut Cholil Lagi

Sebagai bagian dari proses penyidikan, KPK memastikan akan kembali memanggil mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, untuk memberikan keterangan tambahan.

Mengenai jadwal pemanggilan, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa hal tersebut menjadi wewenang tim penyidik.

“Kalau waktunya, ya saya kembalikan kepada para penyidik. Pimpinan tentunya tidak akan mengatur masalah hal yang sifatnya teknis banget, seperti waktu penyidikan, hari, jam, apa, semua itu menjadi ranah penyidik,” kata Setyo kepada wartawan.

(RIF/NID/RAD)

Baca Juga:  Kronologi Kasus Penculikan dan Pembunuhan terhadap Kepala Cabang BRI di Jakarta Timur

Trending