Connect with us

Politik

Fakta-fakta Immanuel Ebenezer, Wamenaker yang Kena OTT KPK atas Dugaan Pemerasan

Wamenaker Immanuel Ebenezer ditangkap KPK dalam OTT terkait pemerasan sertifikasi K3. Diduga terima Rp3 miliar dan satu unit motor Ducati.

Logompn

Published

on

Fakta fakta immanuel ebenezer, wamenaker yang kena ott kpk atas dugaan pemerasan
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. Gambar : Instagram/@immanuelebenezer

MPN Indonesia 24 Agustus 2025 - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu-Kamis (20–21/8).

Penangkapan ini terkait dugaan korupsi dan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Selain Immanuel, KPK juga mengamankan 13 orang lainnya dalam OTT tersebut.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut Immanuel, atau Noel, diduga menerima aliran dana Rp3 miliar dari praktik pemerasan tersebut.

“Ketika OTT, KPK ungkap bahwa dari tarif sertifikasi K3 Rp275.000, fakta di lapangan, pekerja atau buruh harus bayar Rp6 juta karena adanya pemerasan,” ujar Setyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (22/8).

Modus dan Penetapan Tersangka

Modus pemerasan dilakukan dengan memperlambat atau tidak memproses permohonan jika tidak ada pembayaran tambahan dari pemohon.

“Kalau tidak memberikan uang, tidak diproses,” jelas Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu.

KPK menetapkan Immanuel dan 10 orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini.

Barang Bukti dan Aliran Dana

Dalam penyelidikan, KPK menemukan Noel menerima Rp3 miliar pada Desember 2024 serta satu unit motor Ducati.

Praktik pemerasan diduga berlangsung sejak 2019 hingga 2024, dengan total aliran dana mencapai Rp81 miliar.

Selain uang, KPK juga menyita 15 mobil dan 7 motor, di antaranya:

  • Toyota Corolla Cross
  • Nissan GT-R
  • Hyundai Palisade (2 unit)
  • Suzuki Jimny
  • Honda CR-V (3 unit)
  • Jeep, Toyota Hilux
  • Mitsubishi Xpander (2 unit)
  • Hyundai Stargazer
  • BMW 330i
  • Beberapa motor Vespa dan Ducati
Baca Juga:  Demi Jaminan Utang, Ibu dan Balita di Magelang Diculik Empat Debt Collector

Struktur Jaringan dan Pihak Terlibat

KPK mengungkap 11 nama yang diduga terlibat, termasuk pejabat Kemnaker dan pihak swasta. Di antaranya:

  • IEG – Immanuel Ebenezer, Wamenaker
  • IBM – Koordinator Kelembagaan dan Personil
  • GAH – Koordinator Bidang Pengujian K3
  • SB – Subkoordinator Keselamatan Kerja
  • AK – Subkoordinator Kemitraan K3
  • FRZ – Dirjen Binwasnaker dan K3
  • HS – Direktur Bina Kelembagaan 
  • SKP – Subkoordinator
  • SUP – Koordinator
  • TEM – Pihak PT, Perusahaan jasa PT Kem Indonesia
  • MM – Perusahaan jasa juga PT Kem Indonesia dan Direktur Bina Kelembagaan

Selain itu, IBM disebut menerima Rp69 miliar, SB Rp3,5 miliar, dan AK Rp5,5 miliar.

Pemberhentian oleh Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Immanuel dari jabatannya pada Jumat malam (22/8), setelah KPK menetapkan status tersangka.

“Presiden telah menandatangani Keppres tentang pemberhentian Immanuel Ebenezer dari jabatannya,” tegas Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Permintaan Maaf dan Respons Pemerintah

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Immanuel menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo dan meminta amnesti.

Pemerintah menegaskan tidak akan melindungi siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana dan membuka opsi reshuffle kabinet.

Profil dan Kekayaan Immanuel Ebenezer

Immanuel Ebenezer lahir pada 22 Juli 1975. Ia lulusan S1 Sosial Universitas Satya Negara Indonesia dan pernah menjadi pengemudi ojek online pada 2016.

Karier politiknya berkembang setelah memimpin relawan Jokowi Mania, kemudian bergabung ke kubu Prabowo.

Ia menjabat Wamenaker sejak Oktober 2024 dan juga Komisaris di PT Pupuk Indonesia. Berdasarkan LHKPN, kekayaannya per Desember 2024 mencapai Rp17,6 miliar, terdiri dari:

  • Tanah dan bangunan: Rp12,1 miliar
  • Kendaraan: Rp3,3 miliar
  • Kas: Rp2,02 miliar
  • Harta bergerak lain: Rp109,5 juta
Baca Juga:  Terjadi Lagi, Penumpang Bus Rosalia Indah Kehilangan Laptop, Diganti Jadi Buku

(AKM/NID/RAD)

Trending