Politik
Dedi Mulyadi Sebut Rakyat Punya Karakter Mirip Koruptor: Serakah
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut bahwa sifat koruptif tidak hanya dimiliki oleh para politisi, tetapi juga terdapat pada masyarakat saat ini.
MPN Indonesia 25 Agustus 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut bahwa sifat koruptif tidak hanya dimiliki oleh para politisi, tetapi juga terdapat pada masyarakat saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat berpidato di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran terkait dengan rencana penyelamatan area hutan di Jawa Barat.
Dedi Mulyadi: Rakyat sama seperti Politisi
Dedi Mulyadi mengatakan bahwa rakyat zaman sekarang memiliki karakter serakah dan buas, sama seperti para politisi.
Hanya saja, kata Dedi Mulyadi, yang membedakan rakyat dan politisi adalah tingkat kekuasaannya.
“Rakyat hari ini adalah rakyat tahun ini yang karakternya sama dengan kita (politisi). Sama buasnya, kadang sama serakahnya. Cuma beda tingkatan kekuasaannya,” tegas Dedi Mulyadi, dilihat MPN Indonesia dari YouTube Lembur Pakuan Chanel yang diunggah Minggu (24/8).
Dedi menegaskan bahwa pernyataannya itu bukan sekadar opini, melainkan berdasarkan pengalaman langsung berinteraksi dengan masyarakat selama dirinya menjabat.
“Karena saya hidup dengan mereka. Saya tahu karakter mereka,” sambungnya.
Beri Contoh Sifat Koruptif Rakyat
Dalam penjelasannya, Dedi memberikan contoh mengenai perilaku masyarakat yang menurutnya mencerminkan karakter koruptor.
Ia mengatakan, rakyat kerap serakah dengan bantuan pemerintah. Contohnya, kata Dedi, ia pernah memberikan lapak gratis bagi pedagang, namun mereka justru mengambil lima untuk diberikan kepada kerabat-kerabatnya.
“Ponakannya dikasih istrinya beda, suaminya beda, anaknya semua,” cerita Dedi.
“Ini rakyat, Pak. Jadi sifat koruptif, sifat nepotisme bukan hanya milik politisi kayak Dedi Mulyadi. Tetapi rakyat juga punya karakter itu, punya karakter serakah,” sambungnya.
Komentar Netizen
Pernyataan Dedi Mulyadi ini pun langsung viral di media sosial, di mana banyak akun-akun yang ikut membagikan cuplikan pidato ini.
Salah satunya adalah akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall yang ikut mengunggah video pidato Dedi Mulyadi itu.
Di kolom komentar, banyak netizen yang mengaku setuju dengan pernyataan Dedi Mulyadi.
“Aku sependapat dengan bapak. Nggak usah usah jauh-jauh pak, saudara sendiri aja serakah, apalagi sama warisan,” kata netizen.
“Bener pak, suka sakit hati liat truk muatan yg celaka, eh warganya bukan gotong royong bantuin malah nyolong isi muatannya,” tulis warganet.
“Bener, beda porsinya aja. Semua tentang kesempatan👏,” tulis yang lain.
“Terang sekali fakta ini🔥🔥🔥🔥😂,” ucap netizen.
“Bener bgt punya karyawan juga ada aja yg akhirnya ketauan korupsi sblm di berhentiin🙂,” komentar yang lain.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
