Connect with us

Politik

KPK: Immanuel Ebenezer Tahu Ada Pemerasan di Kemnaker, tapi Dibiarkan bahkan Meminta

KPK mengungkap bahwa Immanuel Ebenezer mengetahui ada pemerasan di lingkungan Kemnaker sejak awal menjabat pada Oktober 2024.

Logompn

Published

on

Kpk immanuel ebenezer tahu ada pemerasan di kemnaker, tapi dibiarkan bahkan meminta
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer | Gambar: Dok. Kemnaker

MPN Indonesia 26 Agustus 2025 - KPK mengungkap bahwa mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel mengetahui adanya praktik pemerasan dalam proses pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sejak awal menjabat pada Oktober 2024.

Tidak hanya membiarkan praktik tersebut, Noel bahkan meminta bagian dari hasil pemerasan.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/8).

“Yang bersangkutan itu pas masuk, orientasi lah di situ, kan ya, orientasi. Yang bersangkutan mengetahui (ada pemerasan), saudara IEG ini mengetahui lah akhirnya bahwa ada praktik itu,” kata Asep Guntur.

Dapat Rp3 Miliar dan Motor Ducati

Alih-alih menghentikan praktik tersebut, Noel justru disebut meminta jatah. Asep mengutip pernyataan Noel yang menunjukkan adanya permintaan jatah.

“Kalau motor buat saya, apa yang cocok?” kata Asep meniru perkataan Noel saat meminta jatah.

Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3, Irvian Bobby Mahendro, sebagai otak pemerasan, menyerahkan uang sebesar Rp3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler Nightshift kepada Noel.

Dana tersebut digunakan untuk renovasi rumah pribadi Noel di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Total Uang Pemerasan Tembus Rp81 Miliar

Pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 ini berlangsung selama periode 2019–2024.

Berdasarkan penyelidikan KPK, total dana yang terkumpul dari praktik ini mencapai Rp81 miliar.

Selain uang tunai dan motor yang diterima Noel, KPK juga telah menyita 22 unit kendaraan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang terkait kasus korupsi ini.

Baca Juga:  KLH Segel 5 Perusahaan Tambang yang Diduga jadi Pemicu Banjir Sumbar

Sebelas Tersangka Ditangkap KPK

  • Immanuel Ebenezer (mantan Wamenaker)
  • Irvian Bobby Mahendro (Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3)
  • Gerry Aditya Herwanto Putra (Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja)
  • Subhan (Sub Koordinator Keselamatan Kerja Ditjen Bina K3)
  • Anita Kusumawati (Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja)
  • Fahrurozi (Ditjen Binwasnaker dan K3)
  • Hery Sutanto (Direktur Bina Kelembagaan)
  • Sekarsari Kartika Putri (Subkoordinator)
  • Supriadi (Koordinator)
  • Temurila (PT KEM Indonesia)
  • Miki Mahfud (PT KEM Indonesia)

(AKM/NID/RAD)

Trending