Connect with us

Politik

Pesan Prabowo di APKASI Expo 2025: Pemimpin Harus Peka dan Dekat dengan Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam memahami permasalahan masyarakat. Pesan ini disampaikan dalam APKASI Otonomi Expo 2025 di ICE BSD.

Logompn

Published

on

Pesan prabowo di apkasi expo 2025 pemimpin harus peka dan dekat dengan rakyat
Pesan Prabowo di APKASI Expo 2025: Pemimpin Harus Peka dan Dekat dengan Rakyat. Gambar : Instagram/@presidenrepublikindonesia

MPN Indonesia 29 Agustus 2025 - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran kepala daerah sebagai pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat.

Pesan ini disampaikan saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2025 di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Kamis (28/8).

“Saudara-saudara adalah pemimpin yang dekat dengan rakyat. Bersama camat, bersama kepala desa, Saudara-saudara adalah yang paling dekat dengan rakyat. Saudara-saudara adalah seharusnya yang paling tahu denyut nadi rakyat. Saudara-saudara seharusnya yang paling peka terhadap kesulitan rakyat,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Presiden RI, Jumat (29/8).

Ia menambahkan bahwa pesan ini tidak hanya berlaku bagi dirinya sebagai Presiden, tetapi juga untuk seluruh pemimpin di tingkat daerah hingga desa.

Menurut Prabowo, tanpa pemerintahan yang bersih, adil, dan peka terhadap masyarakat, kesejahteraan bangsa tidak akan tercapai.

Kualitas Pemerintahan sebagai Kunci Pembangunan

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa kunci pembangunan bangsa terletak pada kualitas pemerintahan.

Ia menyebut kajian sejarah menunjukkan sebuah bangsa dapat bertahan ratusan tahun jika memiliki tiga unsur utama, yakni tentara yang unggul, polisi dan keamanan yang unggul, serta pemerintahan yang unggul.

“Tiga hal ini bukan dalam urutan siapa yang lebih penting. Pemerintahan yang unggul, atau excellent civil service, menjadi fondasi yang harus kita perkuat,” jelas Prabowo.

Pelajaran dari Sejarah dan Tata Kelola Pemerintahan

Prabowo juga menyinggung pelajaran dari kejayaan Kekaisaran Ottoman yang menekankan pentingnya pendidikan kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan.

Prinsip-prinsip tersebut, menurutnya, masih relevan untuk membentuk pemimpin daerah yang setia kepada bangsa.

Baca Juga:  Tiba di Tokyo, Prabowo Awali Kunjungan Perdana ke Jepang

“Saudara harus menjalankan pemerintah yang bersih dan adil. Kalau tidak, saudara tidak akan berhasil. Ini berlaku untuk setiap tingkat,” tegas Prabowo.

Tanggung Jawab Bersama Semua Pemimpin

Prabowo menegaskan bahwa kewajiban menegakkan pemerintahan yang bersih dan adil bukan hanya berada di pundaknya sebagai Presiden, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pemimpin di setiap tingkatan.

“Saya harus menegakkan pemerintah yang bersih dan adil. Ini kewajiban saya. Dan ini kewajiban semua bupati-bupati, dan wali kota-wali kota, dan camat-camat, dan kepala-kepala desa, dan lurah-lurah. Kalau tidak, kita tidak akan jadi negara yang berhasil. Tidak mungkin ada kemakmuran. Pemerintah yang korup, tidak mungkin membawa kemakmuran kepada rakyat,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending