Connect with us

Berita

Kapolda Metro Janji Transparan Usut Kasus Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Asep Edi Suheri menegaskan bahwa proses hukum terhadap tewasnya Affan Kurniawan akan dilakukan secara transparan.

Logompn

Published

on

Kapolda metro janji transparan usut kasus driver ojol tewas dilindas rantis brimob
Kapolda Metro Janji Transparan Usut Kasus Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob | Gambar: Media Polri

MPN Indonesia 30 Agustus 2025 - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan bahwa proses hukum terhadap kasus tewasnya Affan Kurniawan (21), seorang driver ojol yang dilindas rantis Brimob, akan dilakukan secara transparan.

“Kita profesional, kita akan proses tujuh orang pelaku. Ke depannya kita transparan, sehingga semua bisa mengikuti proses hukum,” ujar Asep kepada wartawan saat menghadiri pemakaman korban di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).

Selain menyatakan komitmen penegakan hukum, Asep menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut.

Ia juga menekankan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap personel yang terlibat.

Janji Beri Keadilan ke Keluarga Korban

Sebelumnya, Asep bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menemui orang tua Affan, Zulkifli, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.

“Kami tadi malam bersama Bapak Kapolri sudah bertemu orang tua korban. Kami menyampaikan belasungkawa dan duka mendalam atas musibah ini,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolda Metro Jaya menyatakan bahwa institusinya siap memberikan keadilan kepada keluarga korban.

“Keluarga korban meminta keadilan, dan tentu kami akan profesional dalam menyikapi ini,” ucap Asep.

Asep juga menyampaikan bahwa institusinya akan melakukan evaluasi internal.

“Saya selaku pimpinan Polda Metro meminta maaf kepada masyarakat Jakarta. Masalah ini akan kami kelola dengan baik dan akan kami perbaiki di internal,” tegasnya.

Respons Kapolri

Peristiwa yang menimpa Affan terjadi saat aksi demonstrasi berlangsung di kawasan Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat.

Affan yang terlindas rantis Brimob terekam dalam sebuah video yang kemudian tersebar luas di media sosial hingga memicu kemarahan publik dan komunitas ojol.

Baca Juga:  Viral Unisba dan Unpas Dikepung Polisi, Mahasiswa hingga Medis jadi Korban Gas Air Mata dan Peluru Karet

Massa pun melakukan aksi lanjutan dengan mendatangi Markas Komando (Mako) Brimob Kwitang untuk menuntut keadilan.

Aksi ini menambah tekanan terhadap pihak kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus tersebut secara adil dan transparan.

Menanggapi insiden tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Affan dan seluruh driver ojol atas insiden tersebut.

“Saya sampaikan duka cita mendalam kepada Almarhum Affan dan keluarga. Kami menyampaikan belasungkawa sekaligus permintaan maaf dari institusi atas musibah yang terjadi,” ujarnya di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).

Listyo Sigit juga berharap agar situasi dapat tetap kondusif dan bisa dikelola dengan baik.

“Mudah-mudahan semuanya bisa tetap terjaga ke depan dan bisa kita kelola dengan lebih baik,” ucapnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending