Politik
Mahfud MD: Jangan Benturkan Aparat Lapangan dengan Rakyat yang Pakai Hak Konstitusionalnya
Mahfud MD menegaskan demonstrasi tak boleh dibalas represif. Akar masalah ada pada pejabat korup.
MPN Indonesia 31 Agustus 2025 - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, meminta agar aparat lapangan tidak dibenturkan dengan rakyat yang menggunakan hak konstitusionalnya dalam menyampaikan aspirasi.
Pernyataan ini disampaikan Mahfud melalui unggahannya di Instagram @mohmahfudmd pada Jumat (29/8).
Mahfud: Mereka yang Demo dan Marah Tak Bisa Disalahkan
Mahfud menyatakan bahwa masyarakat yang melakukan demonstrasi dan menyuarakan kemarahan tidak bisa disalahkan secara represif karena mereka sedang menuntut penegakan keadilan.
“Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan,” kata Mahfud dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (30/8).
Ia juga menyampaikan empatinya kepada aparat di lapangan yang menghadapi tekanan dari berbagai sisi.
“Personel aparat berbarakuda di lapangan yang kemudian menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka itu mungkin panik karena terjepit. Jika tidak tegas disalahkan oleh atasan, tetapi jika terlalu tegas berhadapan dengan massa,” lanjut Mahfud.
Singgung Pejabat yang Korupsi
Mahfud MD menilai bahwa akar masalah dari ketegangan antara aparat dan rakyat bukan berasal dari keduanya, melainkan dari pejabat-pejabat yang dinilai korup dan mengedepankan kepentingan politik serta ekonomi pribadi.
“Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya,” tegasnya.
Dalam konteks tersebut, Mahfud mengingatkan semua pihak untuk tidak memperkeruh situasi dengan mempertajam ketegangan antara tokoh dan figur publik, aparat, serta massa yang turun ke jalan dalam demonstrasi dan aksi massa.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebugaran dan kejernihan berpikir di tengah situasi politik yang tengah panas.
“Kendorkan saraf, kencangkan urat, sehatkan badan. Setegang dan secemas apa pun membaca situasi jangan lupa berolahraga. Akal yang sehat ada di tubuh yang sehat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya menenangkan diri, Mahfud menyebut dirinya sempat berolahraga di Lapangan Banteng pada pagi hari.
Di sana, ia bertemu dengan berbagai pihak, termasuk kawan lama dari TNI dan Polri, berdiskusi dengan profesional, serta berinteraksi dengan masyarakat umum seperti penjual kerak telor dan penjual bunga.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
