Connect with us

Politik

Prabowo: Demo Harus Izin dan Berhenti di Jam 18.00

Presiden Prabowo tegaskan demo adalah hak warga, tapi harus damai dan sesuai aturan, termasuk izin resmi serta batas waktu hingga pukul 18.00 WIB.

Logompn

Published

on

Prabowo demo harus izin dan berhenti di jam 18.00
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Gambar : Instagram/@presidenrepublikindonesia

MPN Indonesia 2 September 2025 - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa demonstrasi dan aksi massa adalah hak warga negara yang dilindungi undang-undang, namun harus dilakukan damai dan mengikuti ketentuan hukum.

“Undang-Undang mengatakan kalau mau demonstrasi harus minta izin dan izin harus dikasih dan berhentinya jam 18.00 WIB,” ujar Prabowo kepada wartawan di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9).

Prabowo mengingatkan bahwa aturan tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, termasuk kewajiban memberitahukan kepolisian dan batas waktu demonstrasi hingga pukul 18.00 WIB.

Peringatan terhadap Aksi Anarkis

Presiden menyatakan keprihatinannya atas aksi massa yang berujung kekerasan di sejumlah lokasi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan bertindak tegas terhadap pelaku anarkis.

“Ya jadi ini keprihatinan saya, tapi tidak ada masalah. Kita akan tegas. Saya dipilih oleh rakyat, saya punya mandat dari rakyat, saya disumpah menjalankan undang-undang dasar dan akan saya jalankan,” kata Prabowo.

Ia juga mengungkapkan adanya provokasi oleh kelompok tertentu yang datang dari luar wilayah untuk memicu kerusuhan.

“Ada sekelompok orang ini yang agak, yang kita lihat, intern sana ini, datang ke suatu tempat, bukan berasal dari situ, mau membakar, mau merusak dan menciptakan amarah rakyat, menyerang,” jelasnya.

Temuan Petasan dan Indikasi Provokasi

Prabowo memaparkan bahwa aparat menemukan indikasi adanya pihak tertentu yang sengaja menyiapkan aksi kekerasan.

“Di banyak tempat saya dapat laporan, datang truk-truk. Di situ ada petasan-petasan yang berat dan besar,” ungkap Prabowo.

Akibat serangan petasan tersebut, sejumlah aparat mengalami luka bakar saat mengamankan demonstrasi.

Baca Juga:  Kunjungi SDN Kedung Jaya 1 dan 2 Bogor, Presiden Prabowo Pantau Program Makan Bergizi Gratis

“Banyak anggota (aparat) kena petasan, ada yang terbakar leher, ada yang terbakar paha. Bayangkan kalau laki-laki terbakar alat vitalnya. Ini menurut saya memang sudah rusuh, niatnya membakar,” tutur Prabowo.

Komitmen Melindungi Rakyat dan Berantas Mafia

Presiden menegaskan komitmennya untuk melindungi rakyat dari ancaman, termasuk menghadapi mafia dan pelaku korupsi.

“Saya tidak ragu-ragu membela rakyat. Saya akan hadapi mafia-mafia yang sekuat apa pun, saya hadapi atas nama rakyat. Saya bertekad memberantas korupsi sekuat apa pun mereka,” pungkas Prabowo.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending