Connect with us

Berita

Daftar 9 Korban yang Tewas dalam Aksi Demo Gugat DPR RI 28-31 Agustus

Sebanyak 9 orang tewas, ratusan luka, dan lebih dari 3.000 orang diamankan dalam aksi demonstrasi anarkis di berbagai wilayah Indonesia. Simak daftar korban dan latar belakang aksinya.

Logompn

Published

on

Daftar 9 korban yang tewas dalam aksi demo gugat dpr ri 28 31 agustus
Ilustrasi Demonstrasi dan Aksi Massa. Gambar : Unsplash/Refhad

MPN Indonesia 2 September 2025 - Sebanyak sembilan orang dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian demonstrasi dan aksi massa yang berlangsung anarkis di berbagai wilayah Indonesia sejak Senin (25/8) hingga Minggu (31/8).

Insiden ini juga menyebabkan ratusan orang luka-luka dan ribuan lainnya diamankan aparat.

Menurut data resmi kepolisian, 15 Polda di seluruh Indonesia mengamankan 3.195 orang.

Dari jumlah tersebut, 387 orang telah dipulangkan, 2.753 orang masih diperiksa, dan 55 orang ditetapkan sebagai tersangka terkait perusakan serta penjarahan.

Identitas dan Kronologi Korban Jiwa

1. Rheza Sendy Pratama

Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta meninggal saat kericuhan di depan Markas Polda DIY pada Minggu (31/8).

Ia sempat dibawa ke RSUP Dr. Sardjito, namun tidak tertolong. Keluarga menemukan luka mencurigakan, seperti dugaan patah leher, bekas injakan sepatu di perut, dan luka sayatan.

2. Affan Kurniawan

Pengemudi ojek daring berusia 21 tahun tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8) saat mengantar pesanan dan mencari jalan alternatif.

3. Muhammad Akbar Basri (Abay)

Staf Humas DPRD Kota Makassar ditemukan tewas terbakar dalam kebakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat malam (29/8).

4. Saiful Akbar

Plt Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, melompat dari lantai 4 Gedung DPRD Makassar saat kebakaran pada Jumat (29/8) dan meninggal setelah sempat dirawat.

5. Andika Lutfi Falah

Pelajar SMK Negeri 14 Tangerang meninggal pada Sabtu (30/8) setelah mengalami benturan benda tumpul di kepala dalam kericuhan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (28/8).

6. Rusdamiansyah (Dandi)

Baca Juga:  Kondisi Terkini Polres Jakarta Timur usai Diamuk Massa

Pengemudi ojek daring, usia 25 tahun, dikeroyok di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar pada Jumat (29/8) karena dituduh sebagai intel. Ia mengalami pendarahan otak dan retak tengkorak.

7. Iko Juliant Junior

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang meninggal setelah mengalami kerusakan limpa dan pendarahan.

Sebelumnya ia pamit menjemput temannya yang ditahan usai aksi pada Minggu (31/8).

8. Sarina Wati

Staf pendamping anggota DPRD Makassar tewas akibat luka bakar setelah terjebak di ruang humas saat kebakaran Gedung DPRD Makassar, Jumat (29/8).

9. Sumari

Penarik becak berusia 60 tahun di Surakarta meninggal pada Jumat (29/8) akibat paparan gas air mata saat tidur di becaknya. Ia diduga mengalami serangan jantung dan kambuhnya asma.

Latar Belakang Gelombang Demonstrasi

Aksi massa ini dipicu oleh sejumlah isu, antara lain kematian tragis Affan Kurniawan, rencana kenaikan tunjangan DPR, kontroversi RAPBN 2026, serta penjarahan rumah dinas pejabat.

Situasi memanas memicu rencana demonstrasi susulan bertajuk Indonesia (C)emas Jilid II yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia pada Selasa (2/9).

Aksi Damai Ojol sebagai Respons

Sebagai respons atas meningkatnya ketegangan sosial, Selasa (2/9) digelar Aksi Damai Ojol bertema “Tebar Sejuta Mawar Kebaikan #KalianBukanMusuhKami” di kawasan Monas.

Aksi ini dilakukan dalam bentuk konvoi damai untuk menyerukan perdamaian.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending