Connect with us

Olahraga

Indonesia jadi Negara Asia Pertama yang Terapkan VAR di Liga 2

Erick Thohir menyebut Indonesia menjadi negara pertama di Asia yang menerapkan sistem VAR di kompetisi sepak bola kasta kedua.

Logompn

Published

on

Indonesia jadi negara asia pertama yang terapkan var di liga 2
Indonesia jadi Negara Asia Pertama yang Terapkan VAR di Liga 2 | Gambar: Instagram/@timnasindonesia

MPN Indonesia 14 September 2025 - Indonesia menjadi negara pertama di Asia yang menerapkan sistem Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi sepak bola kasta kedua, Liga 2.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, usai pertandingan PSMS Medan melawan Persekat Tegal di Medan pada Jumat (12/9).

“Kita ini satu-satunya Liga 2 yang menggunakan VAR di Asia,” ujar Erick kepada wartawan di Medan.

Ungguli Liga 2 Inggris

Tak hanya di Asia, Erick bahkan menyebut bahwa di tingkat global Indonesia menjadi negara kelima yang mengadopsi VAR di liga kasta kedua, menyusul negara-negara seperti Italia yang sudah menerapkannya di Serie B.

“Kalau di Eropa Serie A. Untuk Liga Inggris, liga keduanya saja belum,” tambahnya.

Erick yang didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, juga menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang telah mendukung implementasi VAR di Liga 2.

“Terima kasih kepada liga yang terus berbenah setelah Liga 1 gunakan VAR, sekarang di Liga 2 juga gunakan,” ujarnya.

Direktur I-League, Ferry Paulus juga sempat menanggapi penerapan VAR di kasta kedua. Ia meyakini bahwa kehadiran VAR akan berdampak positif terhadap kualitas sepak bola Indonesia.

“Agar sepak bola ini bisa memberikan kontribusi positif, dapat juga menjadi tontonan yang menarik,” ujar Ferry saat peluncuran Championship 2025.

Sistem Kompetisi Liga 2 2025

Kompetisi Liga 2 musim 2025 akan diikuti oleh 20 tim dan dibagi ke dalam dua grup, yaitu grup barat dan grup timur.

Format yang digunakan adalah tripple round robin, menggantikan sistem double round robin pada musim sebelumnya. Dalam format ini, setiap tim akan bermain tiga kali melawan tim lain dalam satu grup, total 27 pertandingan sepanjang musim.

Baca Juga:  Jadwal Persib vs Sabah Malam Ini di Dewata Challenge Series 2026

Putaran pertama dan kedua mempertemukan tim dalam sistem kandang dan tandang. Sedangkan pada putaran ketiga, lima tim teratas akan menjadi tuan rumah, sementara lima tim lainnya bertindak sebagai tim tamu.

Dari hasil ketiga putaran tersebut, tim peringkat pertama dari masing-masing grup akan bertemu di final untuk memperebutkan gelar juara. Runner-up grup akan melakoni play-off promosi ke Super League.

Tim yang menempati posisi terakhir di masing-masing grup akan langsung terdegradasi ke Liga 3. Sedangkan tim yang berada di peringkat sembilan dari masing-masing grup akan saling bertemu dalam laga play-off untuk menentukan siapa yang bertahan atau turun kasta.

Komisaris I-League, Zainudin Amali, menilai transformasi ini merupakan langkah penting dalam reformasi sepak bola nasional. Ia berharap kompetisi Liga 2 mampu menyumbang pemain berkualitas untuk tim nasional di semua kelompok umur.

“Kami ingin sungguh-sungguh melakukan transformasi di seluruh strata,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending