Connect with us

Kriminal

Rekening Bank PT Panca Global Sekuritas Dibobol, BCA Angkat Bicara

BCA tanggapi dugaan pembobolan RDN PT Panca Global Sekuritas yang disimpan di PT Bank Central Asia Tbk dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp70 miliar.

Logompn

Published

on

Rekening bank pt panca global sekuritas dibobol, bca angkat bicara
Rekening Bank PT Panca Global Sekuritas Dibobol, BCA Angkat Bicara | Gambar: Flickr/inBaliTimur

MPN Indonesia 15 September 2025 - PT Panca Global Sekuritas diduga mengalami pembobolan rekening dana nasabah (RDN) yang disimpan di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp70 miliar.

Direktur PT Panca Global Kapital Tbk, Trisno Limanto, menjelaskan bahwa pengalihan dana dialihkan ke rekening di luar daftar yang telah ditentukan sebelumnya.

“Pengalihan dana dengan tujuan di luar rekening yang telah didaftarkan sebelumnya oleh PGS (whitelist) dengan dugaan transfer keluar melalui BCA Klik Bisnis,” dikutip MPN Indonesia dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/9).

Menanggapi aktivitas mencurigakan tersebut, Corporate Secretary BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, dalam sumber yang sama mengatakan bahwa BCA telah melakukan investigasi mendalam bersama perusahaan sekuritas terkait.

“Dapat kami pastikan bahwa sistem BCA aman. Saat ini, BCA sedang melakukan investigasi mendalam terhadap kejadian tersebut, bersama-sama dengan perusahaan sekuritas terkait,” ujarnya.

Langkah Keamanan yang Diterapkan

Aktivitas mencurigakan pada RDN PT Panca Global Sekuritas terjadi pada Selasa (9/9), dengan ciri-ciri penarikan dana secara berulang dan dalam durasi yang singkat.

Pengalihan dana keluar diduga dilakukan melalui layanan BCA Klik Bisnis dan berada di luar peruntukan transaksi pasar modal.

Trisno menyebutkan bahwa perusahaan telah mengambil langkah pemulihan dengan mengembalikan dana ke rekening yang terdampak pada Rabu (10/9).

Selain itu, sistem yang dicurigai mengalami gangguan telah dinonaktifkan sementara karena menyebabkan kendala akses pada platform perdagangan.

“Manajemen PGS telah melakukan tindakan pada tanggal 10 September 2025 dengan mengembalikan dana pada RDN yang terdampak,” jelas Trisno.

Sementara itu, untuk menjaga keamanan, pihak BCA menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis serta melakukan mitigasi risiko atas data dan transaksi digital nasabah.

Baca Juga:  Ibu Korban KDRT di Bekasi Gagal Bunuh Diri Usai Curhat ke Damkar

“BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis,” kata Ketut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending