Selebriti
Hannah Einbinder dan Javier Bardem Serukan “Free Palestine” dan Boikot Israel di Emmy Awards 2025
Javier Bardem dan Hannah Einbinder gunakan panggung Emmy Awards 2025 untuk serukan dukungan Palestina dan kecam Israel atas situasi di Gaza.
MPN Indonesia 16 September 2025 - Emmy Awards 2025 yang digelar di Peacock Theatre, Minggu (14/9), tidak hanya menjadi ajang penghargaan industri hiburan, tetapi juga panggung politik.
Javier Bardem dan Hannah Einbinder memanfaatkan momentum tersebut untuk menyuarakan dukungan terhadap Palestina serta mengecam tindakan Israel di Gaza.
Bardem, yang masuk nominasi Aktor Pendukung Terbaik lewat serial Monsters: The Lyle and Erik Menendez Story, tampil di karpet merah dengan mengenakan keffiyeh.
Ia menyebut tindakan Israel di Gaza sebagai genosida dan menyerukan sanksi diplomatik serta komersial terhadap Israel sambil meneriakkan, “Free Palestine!”.
Hannah Einbinder, yang meraih penghargaan Aktris Pendukung Terbaik dalam Serial Komedi berkat perannya di Hacks, juga menyerukan “Free Palestine” dalam pidato kemenangannya di atas panggung.
Kedua artis ini menyatakan dukungan kepada gerakan Film Workers for Palestine, yang menyerukan boikot terhadap institusi perfilman Israel yang dianggap terlibat dalam agresi terhadap warga Palestina.
Javier Bardem Desak Sanksi terhadap Israel
Javier Bardem menyampaikan bahwa seruannya didasari laporan International Association of Genocide Scholars pada akhir Agustus 2025, yang menyatakan situasi di Gaza sebagai genosida.
“Itulah alasan kami menuntut blokade komersial dan diplomatik serta sanksi terhadap Israel untuk menghentikan genosida ini,” ujar Bardem, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari The Hollywood Reporter, Senin (15/9).
Ia menyinggung boikot yang dilakukan Film Workers for Palestine terhadap perusahaan dan individu yang mendukung Israel.
“Ini serikat pekerja [dan] kelompok hebat, dengan makin banyak orang yang terlibat,” katanya.
Bardem menepis anggapan bahwa gerakan ini menyasar kaum Yahudi, sekaligus mengkritik interpretasi keliru Paramount.
“Penting juga untuk mengklarifikasi kepada Paramount bahwa kami tidak menargetkan individu berdasarkan identitas mereka. Itu sepenuhnya salah. Jangan kirim pesan seperti itu, itu salah,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Yang kami targetkan adalah perusahaan-perusahaan film dan institusi-institusi yang terlibat dalam upaya menutupi atau membenarkan genosida Israel di Gaza dan rezim apartheidnya. Kami berdiri bersama mereka yang berjuang dan bersolidaritas dengan mereka yang tertindas.”
Hannah Einbinder Tegaskan Dukungan dalam Pidato
Dalam pidatonya berdurasi 45 detik, Einbinder berkata, “Go birds, (expletive) ICE, and free Palestine,” setelah lebih dulu menyampaikan selamat kepada tim American football Philadelphia Eagles.
Di belakang panggung, aktris 30 tahun itu mengungkap bahwa ia memiliki teman yang bekerja sebagai tenaga medis di Gaza Utara.
“Saya merasa punya kewajiban, sebagai seorang Yahudi, untuk membedakan antara Yahudi dengan negara Israel. Agama dan budaya kami adalah sesuatu yang penting dan sudah ada sejak lama, yang berbeda dari negara etno-nasionalis tersebut,” tuturnya.
Ia menegaskan kembali dukungannya terhadap Film Workers for Palestine yang telah ditandatangani lebih dari 4.000 insan perfilman Hollywood.
“Pernyataan ini tidak memboikot individu. Fokusnya hanya pada institusi yang terlibat dalam genosida,” ungkapnya.
Dukungan dari Ribuan Seniman Hollywood
Bardem dan Einbinder termasuk dalam 1.200 artis yang menandatangani pernyataan antigenosida, bersama sejumlah nama besar seperti Yorgos Lanthimos, Ava DuVernay, Asif Kapadia, Emma Seligman, Boots Riley, Adam McKay, Olivia Colman, Ayo Edebiri, Mark Ruffalo, Riz Ahmed, Tilda Swinton, Lily Gladstone, Gael Garcia Bernal, Melissa Barrera, hingga Emma Stone.
Bardem menegaskan sikap pribadinya untuk tidak bekerja sama dengan pihak yang mendukung atau membenarkan genosida.
“Aku tidak bisa bekerja dengan seseorang yang membenarkan atau mendukung genosida. Sesederhana itu. Kita seharusnya tidak boleh melakukan itu, di industri ini atau industri lainnya,” pungkasnya.
Ia menambahkan, “Dan jika hal itu memengaruhi jumlah pekerjaan yang kuperoleh, saya yang tidak mendapat pekerjaan sungguh relevan dengan apa yang terjadi di sana.”
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
