Connect with us

Olahraga

Atlet Senam Indonesia Naufal Takdir Meninggal saat Training Camp di Rusia

Atlet gimnastik artistik Indonesia, Naufal Takdir Al Bari, meninggal dunia di Rusia setelah 12 hari dirawat akibat kecelakaan saat latihan.

Logompn

Published

on

Atlet senam indonesia naufal takdir meninggal saat training camp di rusia
Atlet gimnastik artistik Indonesia, Naufal Takdir Al Bari, meninggal dunia di Penza, Rusia, pada Kamis (25/9). Gambar : Instagram/@gymnastics.indonesia

MPN Indonesia 27 September 2025 - Atlet gimnastik artistik Indonesia, Naufal Takdir Al Bari, meninggal dunia di Penza, Rusia, pada Kamis (25/9).

Ia wafat setelah menjalani perawatan intensif selama 12 hari di Rumah Sakit G.A. Zakharyin akibat kecelakaan saat berlatih di pusat pelatihan.

Kronologi Kejadian

Naufal Takdir Al Bari, 19 tahun, merupakan bagian dari program Pemusatan Pelatihan Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora bersama tim gimnastik artistik putra Indonesia.

Sejak 1 September 2025, ia bersama rekan-rekan mengikuti training camp di The Palace of Sport Training Center Burtasy, Penza, Rusia.

Dalam salah satu sesi latihan, Naufal mengalami kecelakaan dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Ia dirawat intensif di ICU selama 12 hari, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dukungan dan Koordinasi

Sejak hari pertama perawatan, sejumlah pihak terlibat dalam memberikan dukungan serta memastikan penanganan berjalan optimal.

Pihak-pihak tersebut antara lain Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Federasi Gimnastik Rusia, Kedutaan Rusia di Jakarta, serta Rumah Sakit G.A. Zakharyin di Penza.

FGI juga memproses administrasi agar keluarga dapat mendampingi langsung serta mempersiapkan pemulangan jenazah Naufal ke Indonesia.

Pernyataan Resmi

Ketua Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Naufal.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Atlet nasional putra kita Naufal berpulang ke rahmatullah. Naufal merupakan atlet muda berbakat, dan sosok yang baik. Gimnastik Indonesia kehilangan putra terbaik bangsa. Ini merupakan pukulan dan duka yang mendalam untuk kami. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan Naufal mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Ita dalam keterangan resmi, Jumat (26/9).

Baca Juga:  Menkeu Purbaya Puji Menteri ESDM usai Rapat: Pak Bahlil Cepat Ambil Keputusan

Karier dan Prestasi yang Diproyeksikan

Naufal dipersiapkan untuk memperkuat Indonesia di sejumlah ajang internasional, di antaranya 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025, SEA Games 2025 di Bangkok, serta proyeksi kelolosan menuju Olimpiade 2028 di Los Angeles.

Kepergian Naufal menjadi kehilangan besar bagi dunia gimnastik Indonesia yang tengah mempersiapkan generasi baru atlet berprestasi.

Sebagai salah satu figur muda di dunia olahraga, kiprahnya semasa hidup memberi inspirasi bagi banyak atlet muda Tanah Air.

(AKM/NID/RAD)

Trending