Connect with us

Internasional

AS Cabut Visa Presiden Kolombia usai Ikut Demo Pro-Gaza di New York

AS mencabut visa kepala negara Kolombia, Gustavo Petro, setelah dia menghadiri demonstrasi pro-Palestina di New York.

Logompn

Published

on

As cabut visa presiden kolombia usai ikut aksi pro gaza di new york
Presiden Kolombia, Gustavo Petro. Gambar: Dok. Reuters

MPN Indonesia 28 September 2025 - Amerika Serikat mencabut visa Presiden Kolombia, Gustavo Petro, setelah ia ikut serta dalam aksi unjuk rasa mendukung Palestina di New York pada Jumat (26/9).

Demonstrasi tersebut berlangsung di dekat markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan diikuti oleh ribuan peserta yang menyuarakan solidaritas terhadap warga Gaza.

Alasan pencabutan visa

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa keputusan pencabutan visa diambil karena Petro dinilai melakukan tindakan gegabah dan menghasut.

“Sebelumnya hari ini, Presiden Kolombia @petrogustav Berdiri di jalanan New York City dan mendesak tentara AS untuk melanggar perintah dan menghasut kekerasan. Kami akan mencabut visa Petro karena tindakannya yang sembrono dan provokatif,” dikutip MPN Indonesia, dari akun resmi X @statedept pada Sabtu (27/9)

Kegiatan Petro di New York

Dalam rekaman yang tersebar luas di media sosial, Presiden Gustavo Petro tampak ikut bergabung dalam aksi solidaritas terhadap warga Gaza.

Aksi tersebut digelar di luar markas besar PBB dan melibatkan ribuan pengunjuk rasa yang menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Kritik terhadap Presiden AS

Satu hari sebelum demonstrasi, saat menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB, Petro menyampaikan sejumlah kritik tajam kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dalam pidatonya, Petro menuduh Trump sebagai pihak yang bertanggung jawab atas sejumlah kematian warga sipil.

Petro menyatakan bahwa banyak anak muda miskin yang tidak bersenjata tewas dalam serangan yang didalangi oleh Presiden Trump.

Ia juga menyerukan agar Trump diselidiki atas dugaan memberikan perintah kepada militer AS untuk menargetkan kaum muda yang ingin keluar dari jerat kemiskinan.

Baca Juga:  PBB Konfirmasi Tambahan Dua Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL di Lebanon

Dalam pernyataan lanjutan di forum PBB, Petro menyebut Trump sebagai kaki tangan genosida, karena dianggap membiarkan serangan Israel terhadap Gaza terus berlangsung.

Ia menuduh Trump membiarkan rudal diluncurkan ke arah warga sipil di Gaza, termasuk anak-anak, remaja, perempuan, dan lansia.

“Dia membiarkan rudal diluncurkan ke anak-anak, remaja, perempuan, dan lansia di Gaza. Trump adalah kaki tangan genosida. Karena itu genosida harus diteriakkan berkali-kali,” ujar Petro dalam keterangannya di PBB.

(ADN/NID/RAD)

Trending