Internasional
Eks Menteri Pertanian China Dihukum Mati usai Terbukti Terima Suap Rp625 Miliar
Tang Renjian, mantan menteri pertanian dan urusan pedesaan China, dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan dua tahun oleh Pengadilan Rakyat Changchun, Provinsi Jilin.
MPN Indonesia 29 September 2025 - Tang Renjian, mantan menteri pertanian dan urusan pedesaan China, dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan dua tahun oleh Pengadilan Rakyat Changchun, Provinsi Jilin, pada Minggu (28/9).
Hukuman ini dijatuhkan setelah ia terbukti menerima suap dalam bentuk uang tunai dan properti senilai lebih dari 268 juta yuan atau sekitar Rp627 miliar, selama periode 2007 hingga 2024.
Pengadilan menyatakan bahwa perbuatan Tang menimbulkan kerugian besar terhadap kepentingan negara dan rakyat, sehingga layak dijatuhi hukuman mati.
“Tang harus dihukum karena penyuapan dan dijatuhi hukuman mati karena jumlah suapnya sangat besar, yang menyebabkan kerugian besar bagi negara dan rakyat,” tegas pengadilan, dikutip MPN Indonesia dari Asia News pada Senin (29/9).
Meski demikian, hukuman tersebut ditangguhkan selama dua tahun karena Tang dinilai telah mengakui perbuatannya dan menunjukkan penyesalan.
Tang Terima Suap selama Duduki Berbagai Jabatan
Dikutip dari Asia News, dalam proses peradilan, disebutkan bahwa suap diterima Tang selama menduduki berbagai jabatan sejak 2007 hingga 2024.
Tidak dirinci secara rinci posisi-posisi yang ia pegang dalam periode itu, namun diketahui bahwa Tang menjabat sebagai gubernur Provinsi Gansu dari 2017 hingga 2020 dan kemudian diangkat menjadi menteri pertanian dan urusan pedesaan.
Kemudian pada 2024, Tang diselidiki oleh badan antikorupsi China. Setelah penyelidikan dimulai, ia dicopot dari jabatannya. Enam bulan kemudian, tepatnya pada November 2024, Tang dipecat dari keanggotaan Partai Komunis China.
Vonis terhadap Tang menjadi bagian dari gelombang besar kampanye antikorupsi yang dicanangkan Presiden China Xi Jinping. Sejak dimulai pada 2020, kampanye ini telah menyasar berbagai pejabat di sektor keamanan, pemerintahan, dan militer.
Tokoh Lain yang Terseret Kasus Serupa
Tang bukan satu-satunya pejabat tinggi yang dijatuhi sanksi atas dugaan korupsi dalam beberapa tahun terakhir. Penyelidikan juga dilakukan terhadap menteri pertahanan China, Li Shangfu dan mantan menteri pertahanan, China Wei Fenghe.
Tak hanya itu, Dong Jun, pengganti Tang sebagai menteri pertanian, yang juga dilaporkan tengah diselidiki atas dugaan korupsi.
Penerapan Hukuman Mati di China
China termasuk negara yang menerapkan hukuman mati untuk berbagai tindak kejahatan, termasuk pelanggaran di bidang ekonomi dan politik.
Jenis kejahatan yang bisa dikenai hukuman ini antara lain penyelundupan narkoba, perdagangan manusia, pengalihan obat terlarang, serta korupsi.
Menurut laporan sebelumnya pada 19 Desember 2024, China menempati posisi ketiga tertinggi dalam penerapan hukuman mati, setelah Irak dan Pakistan, berdasarkan data tahun 2015.
Hukuman terhadap Tang Renjian menambah daftar panjang pejabat yang dijatuhi vonis berat akibat praktik korupsi, dalam konteks kampanye bersih-bersih yang tengah berlangsung di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
