Connect with us

Politik

Abu Bakar Ba’asyir Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Pertanda Apa?

Logompn

Published

on

Momen jokowi sungkem sambut abu bakar ba'asyir di solo, pertemuan berlangsung 30 menit
Jokowi Sungkem Sambut Abu Bakar Ba'asyir di Solo, Pertemuan Berlangsung 30 Menit | Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@reportase.solo

Jawa Timur, MPN Indonesia 30 September 2025 - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menerima kunjungan pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Abu Bakar Ba’asyir di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Senin (29/9).

Dalam video yang beredar di media sosial, kedatangan Ba’asyir disambut langsung oleh Jokowi dengan sikap hormat, bahkan Jokowi terlihat melakukan sungkem saat menyambut tamunya.

Usai melakukan pertemuan tertutup selama kurang lebih 30 menit itu, Ba’asyir mengatakan telah menyampaikan sejumlah nasihat kepada Jokowi, termasuk ajakan untuk mengamalkan dan menerapkan hukum Islam di Indonesia.

“Saya hanya menasihati. Orang Islam itu wajib menasihati rakyat, pemimpin, dan orang kafir harus dinasihati,” ujar Ba’asyir saat ditemui wartawan usai pertemuan.

Ia juga menyebut bahwa Jokowi merupakan sosok yang kuat dan berharap dapat menjadi pembela Islam yang kuat.

“Nah, Pak Jokowi ini orang yang kuat. Jadi mudah-mudahan jadi pembela Islam yang kuat. Itu saja,” katanya.

Jokowi Mengaku Kaget Didatangi Ba’asyir

Pertemuan yang berlangsung di rumah pribadi Jokowi di Solo tersebut diawali dengan kedatangan Ba’asyir sekitar pukul 12.35 WIB. Ia mengenakan gamis dan kopiah rajut serba putih serta datang hanya ditemani oleh sopir.

Sebelumnya, Ba’asyir sempat datang lebih awal sekitar pukul 11.00 WIB, namun Jokowi belum berada di tempat. Setelah menunggu dan sempat meninggalkan lokasi, Ba’asyir kembali lagi saat Jokowi sudah tiba.

Jokowi sebagai tuan rumah mengaku tidak menyangka dengan kedatangan mendadak Abu Bakar Ba’asyir ke kediamannya.

“Ya sangat kaget saya kedatangan beliau,” kata Jokowi.

Saat ditanya awak media mengenai isi pertemuan dengan ulama asal Jawa Timur tersebut, Jokowi menjawab secara singkat bahwa Ba’asyir hanya menasihatinya.

Baca Juga:  Sambut Hari Sumpah Pemuda yang ke-97, Prabowo: Jangan Takut Bermimpi Besar, Jangan Takut Gagal

“Intinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam. Udah itu aja,” katanya.

Ba’asyir Sebut Kedatangannya Tak Memiliki Tujuan Lain

Kunjungan ini menarik perhatian publik karena melibatkan dua tokoh dan figur publik, terlebih, Ba’asyir memiliki latar belakang yang sempat menjalani hukuman pidana 15 tahun dalam kasus terorisme dan dibebaskan secara murni pada Januari 2021.

Dalam pengakuannya, Ba’asyir mengatakan telah menyampaikan nasihat serupa kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Presiden pun sudah saya nasihati lewat surat. Hanya menasihati kewajiban-kewajiban seorang ulama menasihati rakyat, menasihati orang kafir, menasihati pemimpin,” jelas Ba’asyir.

Lebih lanjut, ia menyatakan kedatangannya tak memiliki tujuan lain selain menasihati.

“Gitu ya, itu saja nggak ada tujuan lain,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending